Lombok Post
Politika

Bakesbangpoldagri Prediksi Golput Menurun

Ilustrasi Pilkada/foto: jpnn.com

MATARAM a�� Warga yang tidak menggunakan hak suaranya atau golongan putih (golput) selalu menjadi masalah bagi penyelegara pilkada. Di sejumlah daerah, salah satunya di Kota Mataram angka golput ini cukup tinggi. Dalam pemilu tahun lalu, tercatat hanya 65 persen warga Kota Mataram yang menyalurkan hak pilihnya.

a�?Kita berharap, angka golput ini dapat ditekan pada pilkada mendatang,a�? kata Kepala Bakesbangpoldagri Kota Mataram Rudy Suryawan pada Lombok Post.

Rudy memprediksi, partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya bakal lebih tinggi. Ini terjadi lantaran pasangan yang maju di pilkada tahun ini lebih kenal oleh masyarakat.

a�?Tahun ini kami menargetkan angka golput turunan hingga 15 persen,a�?katanya.

Menurut Rudy, ada sejumlah faktor penyebab tingginya angka golput tahun lalu. Pertama, persoalan administratif, dimana orang yang sudah meninggal dimasukkan ke daftar pemilih. Kedua alasan teknis, seperti tidak ada waktu untuk datang ke TPS karena alasan pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan.

a�?Biaya pilkada tahun ini cukup besar, jadi masyarakat jangan sia-siakan suaranya,a�? tambahnya (cr-ian/r4)

Berita Lainnya

Partisipasi Pemilih Nasional Ditarget 77,5 Persen

Redaksi Lombok Post

Pemilu Serentak 2019 Ribet

Redaksi LombokPost

Ma’ruf Amin Kampanye di Pondok?

Redaksi Lombok Post

Tiga Caleg DPRD NTB Dinyatakan TMS

Redaksi LombokPost

Bawaslu Bersiap Pelototi Kiai Ma’ruf, Ingatkan Tidak Kampanye di Ponpes

Redaksi LombokPost

Bung Nuri: Mari Berpolitik Santun

Redaksi LombokPost

DPT HP Akan Dicermati Dua Bulan

Redaksi LombokPost

Fasilitas Kampanye Presiden Petahana, Pesawat Boleh, Kantor Istana Dilarang

Redaksi Lombok Post

Janji Pemecatan Muhir Masih Pepesan Kosong Belaka

Redaksi LombokPost