Lombok Post
Metropolis

GSM Peduli Bedah Rumah Warga

BEDAH: Pengurus Paguyuban Gema Satya Mandala Lombok berfoto bersama Mbah Gimin yang menjadi salah satu peserta bedah rumah

MATARAM – Paguyuban Gema Satya Mandala (GSM) Lombok tidak hanya fokus pada bidang lingkungan. Paguyuban ini juga fokus menangani masalah sosial dengan menggelar bedah rumah total. Program bedah rumah yang kali pertama dilakukan ini, dilakukan di salah satu rumah warga di Kota Mataram.

Muhammad Salim alias Mbah Gimin, kakek tua yang hidup seorang diri mendapat kesempatan emas ini. Rumah yang telah ditempati lebih dari 30 tahun itu, kondisinya tidak layak huni. Tanpa plafon, tembok pecah tanpa diplester, serta pintu rumah yang hanya ditutupi dengan papan. GSM akhirnya membedah rumah mantan pejuang Badan Keamanan Rakyat (BKR) ini.

Mbah Gimin sehari-harinya hanya mengharapkan belas kasihan dari tetangga sekitar. Kondisi penglihatan dan pendengarannya pun sudah tidak seperti dulu. GSM Lombok juga turut memeriksakan kesehatan Mbah Gimin baik penglihatan maupun pendengarannya.

a�?Kita sudah ajak untuk cek kesehatan matanya dan pendengarannya untuk mendapatkan alat bantu pendengaran,a�? kata Ketua Paguyuban GSM Lombok, Gde Ardana pada Lombok Post, kemarin.

Pria yang sekaligus penasihat Indonesian Housekeepers Association (IHKA) NTB menuturkan, Paguyuban GSM Lombok adalah sebuah organisasi yang bergerak dibidang sosial dan kemanusiaan. Sebagian besar anggotanya adalah anggota RAPI NTB. Guna mengatasi kejenuhan anggota a�?breakera�? di udara, pihaknya tergerak untuk membangkitkan dan memaksimalkan peran breaker di bidang sosial dan kemanusiaan.

a�?Melalui frekuensi 14.380 kami komunikasikan apa yang sedang terjadi dengan segera,a�? kata Ardana.

Ardana berharap, anggota yang saat ini sudah lebih dari 100 orang, bisa memberikan manfaat lebih bagi masyarakat yang tidak mampu. Sehingga program Bedah Rumah Total yang pertama kali dilaksanakan bisa dilakukan di lokasi-lokasi berikutnya. Dengan syarat antara anggota dan pengurus selalu kompak dan sejalan sesuai visi dan misi.

a�?Program juga tidak akan jalan bila tak ada rasa persahabatan, dan kami tidak pandang agama maupun ras,a�? tutupnya. (ewi/r4/*)

Berita Lainnya

Janji Manis Jadup Bernilai Rp 4,58 M

Redaksi LombokPost

2.368 Formasi CPNS Bakal Lowong

Redaksi Lombok Post

EMAS HITAM DARI NTB

Redaksi Lombok Post

Liburan ke Pantai Penghulu Agung Ampenan Juga Asyik Loo..!!

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post