Lombok Post
Headline Metropolis

Gubernur Akan Resmikan RS Grha Ultima Medika

dr Rini Kusmardiati

MATARAM – Masyarakat Kota Mataram khususnya dan Nusa Tenggara Barat (NTB) umumnya, mulai hari ini akan mempunyai tambahan layanan kesehatan berupa rumah sakit. Pagi ini, akan diresmikan Rumah Sakit (RS) Grha Ultima Medika oleh Gubernur NTB DR TGB HM Zainul Majdi.

Usai diresmikan, RS yang terletak di Jalan Sriwijaya Mataram tersebut langsung beroperasi. RS ini bahkan siap melayani pasien serta buka praktek.

Direktur RS Graha Ultima Medika dr Rini Kusmardiati mengungkapkan, syarat-syarat beroperasinya rumah sakit semua sudah terpenuhi. a�?a��Rumah sakit sebagai pelayanan publik apalagi yang bergerak di bidang kesehatan harus mempunyai izin. Sebelum keluarnya IMB banyak sekali Izin-izinya. Termasuk izin dari masyarakat sekitar dan izin pengolahan limbah. Itu hanya izin mendirikan saja, belum izin operasionalnya,a��a�� katanya Rini.

Dokter yang pernah bertugas di bidang palayanan dan penunjang medik RSUP NTB ini menjelaskan, setelah izin-izin bangunan terpenuhi, baru masuk ke izin operasional. a�?a��Untuk operasional rumah sakit, kita harus mendapat izin lagi dari Dinas Kesehatan Kota Mataram yang divitasi dan dipimpin langsung Dinas Kesehatan Kota Mataram. Kita melakukan itu dan sudah mendapat izin dan siap beroperasi 15 Juni 2015 (hari ini) a��a�� jelasnya.

Menyinggung fasilitas dan layanan rumah sakit yang dipimpinnya, dokter murah senyum ini menjelaskan, kalau dilihat dari sumber daya manusia (SDM) dan sarananya, sudah lengkap. a�?a��Dari segi dokter, kita sudah memiliki dokter umum dengan sertifikat kedaruratan klinik. Kemudian alat kesehatan dan sarana yang lain juga sudah kita lengkapi. Itu harus ada. Untuk dokter jaga sudah siap melayani 24 jam, a��a�� ungkapnya.

Untuk dokter praktek, dokter-dokter spesialis yang ada di RS ini tidak hanya praktek saja. a�?a��Selain dokter praktek spesialis, juga ada dokter lain yang hanya merawat, melakukan operasi maupun pelayanan-pelayanan lain. Itu juga kita terima tapi dengan syarat dia harus mempunyai SIP (surat izin praktek),a��a�� lanjutnya.

Sedangkan keunggulan lainnya, RS Grha Ultima Medika tidak saja dilihat dari pelayanan alat, tapi mulai dari layanan paling bawah. Mulai dari front liner, CS, dari satpam sampai di tingkat dokter. a�?a��Apa keunggulannya, salah satunya adalah ramah dalam melayani pasien, dapat mengarahkan pasien. Apa yang dibutuhkan pasien dan sebagainya itu sudah merupakan unggulan,a��a�� tegasnya.

a�?a��Kemudian dari segi farmasi kita akan menerapkan farmasi klinik. Selain dokter yang menangani rawat inap, juga di situ ada apoteker yang memberikan KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi). Ini dimaksudkan untuk memberikan edukasi kepada pasien bagaimana meminum obat yang benar,a�? paparnya.

Sebab, lanjut Rini, kesembuhan pasien tidak saja tergantung dari dokter, tapi bagimana cara meminum obat yang benar. Kemudian Gizi juga akan memberikan KIE. a�?Karena kalau ada pasien yang harus diet juga harus diatur,a��a�� terangnya.

Kemudian untuk keunggulan alat, Rini mengaku saat ini belum bisa menyampaikan kepada masyarakat. Alasannya, masih membutuhkan data kasus. a�?a��Kita belum menerima pasien, kita butuh data kasus. Apa saja mayoritas kasus yang datang. Nah, nanti keunggulannya berdasarkan kasus itu. Artinya keunggulan itu tergantung kebutuhan masyarakat,a��a�� jelasnya.

Selain itu, RS Grha Ultima Medika sudah dilengkapi dengan fasilitas pemadam kebakaran. Seperti, alarm detector, Fire hydrant box, hydran pilar, pemadam api ringan, penanggulangan kebakaran. a�?a��Karena kita dekat dengan POM bensin dan sudah menjadi isu masyarakat, maka fasilitas untuk menangani kebakaran sudah lengkap. Begitu juga dengan pengolahan limbah,a��a�� tambahnya.

Dikatakan, RS ini dibangun oleh konsultan yang memang berdasarkan aturan Kemenkes. Sedangakan dari segi managemen, pihanya juga menggunakan konsultan managemen rumah sakit yang memang acuannya dari Menkes. a�?Kalau untuk palayanan masyarakat, kita tidak boleh main-main. Karena menyangkut hajat hidup orang banyak,a��a�� tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, semua tenaga kerja di rumah sakit mulai dari tenaga medis maupun non medis berasal dari masyarakat NTB. Tidak ada yang kontrak dari luar. Semua dari NTB, tapi melalui rekrutment secara prosedural. a�?a��Mereka dipilih karena memang mereka terbaik. Karena terbukti pada saat mereka mulai training sampai sekarang, saya liat bagus. Insya Allah ke depannya kita bisa melayani masyarakat sesuai harapan,a��a�� pungkasnya. (deo/r8)

Berita Lainnya

Taksi Online Jangan Parkir Sembarangan!

Redaksi LombokPost

Bantuan Jadup Urung Disalurkan

Redaksi LombokPost

Pajak Panelnya Dihapus Dong!

Redaksi LombokPost

Jasad Bayi Membusuk di Bukit Korea

Redaksi LombokPost

Polda NTB Berikan Data Penyidikan ke Bareskrim

Redaksi LombokPost

Waspada Banjir Kiriman!

Redaksi LombokPost

Dinas Pendidikan Loteng Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan

Redaksi LombokPost

Waspada Calo PNS !

Redaksi LombokPost

Sosialisasikan Migrasi Aman Dengan Drama Rudat

Redaksi LombokPost