Lombok Post
Headline Kriminal

Hotel Esek-Esek Harus Disanksi

TERJARING: Sejumlah pasangan bukan muhrim yang terjaring dalam razia gabungan Sat Pol PP di sejumlah hotel

* Pol PP Koordinasi dengan Perizinan

MATARAM a�� Razia gabungan yang dilakukan Satpol PP NTB untuk mengurangi kegiatan asusila dianggap percuma dan buang-buang energi. Tindakan tegas harus diberikan tidak cuma pada pelaku. Namun, juga pada para pengelola hotel.

a�?Kalau razia hanya sekadar menangkap pasangannya saja. Sampai kapanpun tidak akan selesai. Pemilik hotel harusnya ikut disanksi,a�? kritik Abdurahman, warga Cakra yang bermukim tak jauh dari salah satu penginapan lokasi esek-esek.

Selama ini, penggerebekan yang dilakukan di hotel-hotel kelas melati memang hampir selalu berbuah hasil. Seolah ada pembiaran dari pihak penginapan untuk membiarkan pasangan bukan suami istri menginap sekamar. Padahal, tidak ada sulitnya bagi manajemen hotel untuk memeriksa identitas para tamu, memastikan pasangan yang menginap sudah muhrim.

a�?Kita harap hotel-hotel tidak sekadar cari keuntungan. Seakan mereka santai saja dicap sebagai lokasi mesum,a�? lanjutnya.

Menyikapi masukan tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja NTB Ibnu Salim pun memberi sinyal positif. Ia sendiri setuju bahwa hotel yang membiarkan praktik esek-esek perlu disanksi. Sehingga, akan sejalan dengan upaya pemerintah menekan penyakit masyarakat. a�?Kita bukannya tidak berani menindak hotel. Namun, untuk itu butuh koordinasi lebih lanjut,a�? kata Ibnu.

Rencananya, koordinasi segera akan digelar dengan pihak perizinan. Sehingga, bisa segera memberi ada teguran kepada hotel-hotel tersebut.

Menurutnya, tindakan tegas memang perlu diambil agar ada efek jera. Pasalnya, tidak sedikit hotel yang mengantongi izin penginapan justru membuka usaha a�?sampingan.a�?

a�?Ini bisa digolongkan pelanggaran izin karena izinnya untuk penginapan tetapi difungsikan berbeda. Kalau terus bandel, izin bisa dicabut,a�? tegasnya.

Ke depannya, lanjut Ibnu, razia ke sejumlah penginapan yang diduga sebagai lokasi esek-esek memang bakal lebih diperketat. Apalagi, ini sudah mendekati bulan Ramadan. (uki/r12)

Berita Lainnya

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Garbi Bakal Gembosi PKS?

Redaksi LombokPost