Lombok Post
Sumbawa

Wowa�� Musyafirin Jadi Pepadu Sasak Maluk

RAMAI DUKUNGAN: Balon Bupati KSB Dr Ir W Musyafirin MM saat diusung ratusan warga Maluk, sesaat setelah mengukuhkan sekaligus melantik tim pemenangan se kecamatan Maluk, kemarin.

TALIWANG – Bakal calon Bupati/Wakil Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir W Musyafiin MM-Fud Syaifuddin atau akrab disebut pasangan F1, Jum’at malam lalu mengukuhkan agen F1 (tim pemenangan) pasangan calon yang diusung PDIP, PBB, PKPI, PPP dan PKS se Kecamatan Maluk.

Di kecamatan multi etnis ini, Musyafirin mendapat penghargaan tersendiri.Calon bupati yang masih menjabat sebagai Sekda KSB ini diangkat sebagai warga kehormatan masyarakat Lombok (Sasak) Kecamatan Maluk.

Pengangkatan itu ditandai dengan pemasangan Sapua�� (kain khusus yang diikat di kepala) kepada doktor lulusan Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung tersebut.

Sebagai salah satu wilayah lingkar tambang, Kecamatan Maluk memang merupakan wilayah multi etnis. Tempat dimana hampir sebagian besar suku (etnis) yang ada di Indonesia bermukim. Mulai dari Lombok (Sasak) Samawa (Sumbawa-Sumbawa Barat), Mbojo (Bima-Kota Bima dan Dompu), Jawa, Sunda, Sulawesi, Flores dan beberapa suku lainnya.

Pengukuhan tim pemenangan di tempat ini menjadi yang terbesar yang pernah dilakukan pasangan tersebut. Ini sekaligus menunjukkan eksistensi dari keberadaan pendukung pasangan calon dari birokrasi dan politisi ini. Kecamatan multi etnis ini memang menjadi kantong suara terbesar kedua di Sumbawa Barat setelah Kecamatan Taliwang.Pemilih di kecamatan ini mencapai 11 ribu lebih, atau sekitar 12 persen dari total pemilih di KSB.

Potensi meraih suara diwilayah Kecamatan Maluk ini memang cukup terbuka bagi pasangan calon yang diusung lima parpol tersebut. Apalagi hampir seluruh agen (tim pemenangan) yang dikukuhkan Jumat malam lalu merupakan tokoh penting dan berpengaruh didesa masing-masing. Bahkan agen-agen yang dikukuhkan ini menyatakan diri siap all out untuk memenangkan pasangan ini pada Pilkada, Desember mendatang.

Menjadi kecamatan dengan jumlah pemilih terbesar kedua di KSB, tim pemenangan Musyafirin-Fud Syaifuddin harus bekerja keras. Pasalnya, angka partisipasi pemilih di Kecamatan Maluk menjadi yang terendah di Sumbawa Barat. Tradisi tingkat partisipasi pemilih pada setiap pemilu hanya berada pada kisaran 50 persen dari total 11 ribu pemilik hak suara.

“Kita harap lewat koalisi dan agen-agen yang dibentuk bisa meningkatkan partisipasi pemilih di Kecamatan Maluk, terutama bagaimana bisa memenangkan pasangan Musyafirin-Fud Syafuddin ST,” harap Amiruddin Embeng, Juru Bicara koalisi parpol pendukung Musyafirin-Fud Syaifuddin.

Tim pemenangan yang dilantik dan dikukuhkan itu antara lain untuk Desa Pasir Putih, Maluk, Mantun dan Bukit Damai. Embeng mengatakan, pengukuhan tim pemenangan se Kecamatan Maluk sendiri menjadi yang terbesar yang pernah dilakukan pihaknya. “Kita harap pada 9 Desember mendatang, masyarakat Maluk bisa mengantarkan Musyafirin-Fud Syaifuddin ST sebagai bupati dan wakil bupati KSB periode 2015-2020,” harap pria yang juga menjabat sebagai sekretaris DPD PPP KSB ini.

Hal senada juga diungkapkan M Saleh, Ketua DPD PPP KSB, mantan wakil ketua DPRD KSB ini berharap semua tim dan masyarakat Maluk diharapkan mampu memenangkan pasangan ini. Sebagai kecamatan yang multi etnis, Saleh mengakui, potensi kemenangan itu sudah ada didepan mata. “Tinggal bagaimana kita merangkul semua etnis yang ada, kita bersatu untuk masuk dalam koalisi untuk memenangkan pasangan yang luar biasa,” sebutnya.

Pada kesempatan itu, Saleh juga menjelaskan alasan kenapa lima parpol itu menjatuhkan pilihannya kepada Musyafirin-Fud Syaifuddin. “Ada PDIP, PBB, PKPI, PPP dan PKS, semuanya sudah sepakat mengusung Musyafirin. Selain pendidikan yang sudah mencapai puncak tertinggi gelar dibidang akademik (Doktor), Musyafirin juga sudah berpengalaman dalam bidang birokrasi karena beliau saat ini menjabat sebagai Sekda KSB. Dan memahami betul bagaimana tata cara pengelolaan keuangan daerah untuk pembangunan kedepannya,” paparnya.

Sementara itu, calon Bupati KSB, Dr Ir W Musyafirin MM mengatakan, yang diharapkan masyarakat kedepan adalah aman dan nyaman. Kondisi aman akan memberikan dampak ekonomi yang luar biasa, masyarakat nyaman mendapatkan pelayanan kesehatan, pendidikan dan sebagainya. “Siapapun dan dari manapun mereka berasal selama mereka berada di KSB harus tetap bisa mendapatkan rasa nyaman dan aman. Itu yang paling penting. Mereka juga berhak mendapatkan pekerjaan di KSB,” tandasnya.

Khusus Kecamatan Maluk, potensi lapangan pekerjaan memang cukup besar, selain sebagai salah satu pusat pertambangan tembaga dan emas terbesar didunia dengan ratusan perusahaan subkontraktor, Maluk juga merupakan salah satu pusat pengembangan pariwisat di KSB.

“Kita harap semuanya bisa bersatu. Menyongsong pilkada 9 Desember mendatang untuk KSB luar biasa,” harapnya.(far/*/r9)

Berita Lainnya

Dana Bantuan Korban Gempa Cair Pekan Ini

Redaksi LombokPost

Perpustakaan Cempi Jaya Banggakan Dompu

Redaksi LombokPost

Minyak Sumbawa Sangat Layak Menasional

Redaksi LombokPost

Puluhan Lampu Terpasang, Kota Bima Semakin Terang

Redaksi LombokPost

KPU Dompu Publikasikan Daftar Caleg Sementara

Redaksi LombokPost

Pelayanan RSUD Sumbawa Mulai Dibenahi

Jalan Teladan-Kelawis dan Batu Rotok Tuntas

Berkas SMKN Lunyuk Dikirim ke Kejaksaan

Istri Jadi TKW, GT Hamili Anak Kandungnya