Lombok Post
Kriminal

Bandar Narkoba Susul Kurir ke Bui

MENANGIS: Kasubag Humas Polres Mataram AKP I Wayan Suteja terus menenangkan RH yang menangis sambil menempelkan wajahnya di tembok.

MATARAM – Gerakan polisi kembali membuahkan hasil. Setelah menangkap EZ (inisial, Red), kurir sabu dengan barang bukti 9 gram bersama seorang pelajar berinisial SP, kali ini polisi menangkap empat orang pemasok sekaligus pengguna narkoba. Mereka masing-masing berinisial RH, 42 tahun; NWS, 21 tahun; SK, 26 tahun; dan AN, 25 tahun.

Tertangkapnya EZ bersama SP beberapa bulan lalu menjadi jalan masuk polisi menangkap otak di balik kasus tersebut. a�?Ini adalah hasil pengembangan dari tertangkapnya EZ,a�? kata kasubag Humas Polres Mataram AKP I Wayan Suteja.

Setelah menginterogasi EZ, polisi pun mendapatkan sebuah nama yang disebut EZ sebagai pemilik dari barang yang ia bawa kala itu. Dari hasil interogasi tersebut, polisi mengetahui orang yang dimaksud adalah RH.

Kemudian polisi pun mengintai RH yang diketahui beralamat di Jalan Garuda, Kecamatan Cakranegara. Untuk memastikan orang tersebut adalah orang yang dimaksud, polisi sampai mengintainya selama enam bulan.

Kemudian petugas Satresnarkoba Polres Mataram dibackup Polsek Cakranegara dan Satsabhara melakukan penggerebekkan di rumah RH pukul 20.00 Wita. Pengintaian tersebut terbukti tidak sia-sia setelah ditemukannya barang bukti berupa 1,08 gram sabu.

a�?Dari rumahnya kita temukan empat poket sabu, masing masing beratnya 0,47gram, 0,20 gram, 0,22 gram, dan 0,19 gram,a�? sebut Suteja.

Tidak sampai di situ, dari penangkapan tersebut polisi mendapatkan nama tiga orang lagi. Dan salah satu diantara tiga nama tersebut, berjenis kelamin perempuan. Tidak mau membuang waktu lama, polisi pun langsung menjemput satu persatu para pengedar barang haram tersebut. a�?Setelah RH kita tangkap, NWS, SK dan AS menyusul,a�? ucap Suteja.

Mereka kemudian dikumpulkan di Mapolres Mataram untuk ditindak secara hukum. a�?Mereka kita jerat dengan tiga pasal yaitu pasal 112, 114, dan 127 dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara. Selain sebagai pengguna, mereka juga pengedar,a�? tandas Suteja.(cr-van/r8)

Berita Lainnya

Jalan Terjal Memburu Para Bandar

Redaksi LombokPost

Aksi Penjambret Terhenti Setelah Tiga Jam Beraksi

Redaksi LombokPost

Polda NTB Raih Hassan Wirajuda Award

Redaksi LombokPost

Kabur, Pasien RSJ Selagalas Gantung Diri

Redaksi LombokPost

Penyidik Siap Gelar Perkara Laporan Baiq Nuril

Redaksi LombokPost

Jaksa Tuntut Ringan Terdakwa Tapun

Redaksi LombokPost

Polda NTB Seleksi Pejabat Eselon III BPS

Redaksi LombokPost

Roswati Melawan Lewat PK

Redaksi LombokPost

Antisipasi Tren Kejahatan Akhir Tahun

Redaksi LombokPost