Lombok Post
Giri Menang

Kangen Pacar, Lompat dari Kapal ke Laut

Ipda Doddy AK

*SAR Masih Lakukan Pencarian

GIRI MENANG – Sebelum memutuskan loncat dari kapal feri Dharma Rucitra 3, Suramadi warga Desa Lalar, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sempat berwasiat. Ia berpesan kepada sepupunya, Bustanul Arifin jika dirinya kangen pacarnya.

Selain pacarnya, korban mengaku rindu dengan orang tuanya di kampung. Ungkapan itu menjadi kalimat terakhir yang terucap dari mulut korban, sebelum memutuskan loncat ke laut.

a�?Korban sempat bilang pada sepupunya Bustanul, dia kangen pacarnya dan rindu orang tuanya,a�? kata Kapolsek Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KP3) Lembar, Ipda Doddy AK, kemarin.

Pengakuan itu terungkap ketika Bustanul membuat laporan di KP3 Lembar. Di hadapan penyidik, Bustanul mengaku, setelah bangun tidur korban langsung mendatanginya, yang saat itu sedang duduk.

Tanpa ditanya, korban mengungkapkan rasa kangen terhadap pacarnya. Setelah berbincang, korban melepas sandal dan menggulung celana jins hingga mencapai lutut.

a�?Orang tua korban yang laki sudah meninggal. Bustanul merasa heran dengan ucapan dia, yang tiba-tiba bilang rindu orang tuanya,a�? ungkap Doddy.

Berdasarkan keterangan Bustanul dalam BAP, usai melepas sandal, korban naik ke pagar kapal. Saat itu, Bustanul mengira korban hanya melihat suasana di laut.

Tiba-tiba, korban melompat dari atas kapal ke laut. Aksi nekat korban itu membuat Bustanul panik. Menurut Doddy, melihat korban terjun bebas dari kapal, Bustanul meminta pertolongan kepada awak kapal.

a�?Anak Buah Kapal (ABK) memberikan pertolongan dengan melemparkan pelampung ke arah korban,a�? akunya.

Doddy mengaku, sebenarnya pelampung itu dapat digapai korban, namun dia tidak mengambilnya. Ia memilih tetap berjuang dengan gelombang besar sendirian. a�?Pelampung tidak diambil korban,a�? bebernya.

Tak lama berselang, korban tiba-tiba menghilang. Kapal yang ditumpanginya balik haluan dan mencari keberadaan korban. Sekitar tiga jam, kapal mengitari sekitar lokasi korban melompat. Tapi, hasilnya nihil. Korban tidak ditemukan.

Saat itu, kata Doddy, kapal feri Sinta yang kebetulan melintas di Perairan Labuan Poh sempat melakukan pencarian. Lagi-lagi, tidak membuahkan hasil. a�?Kapal sempat balik dan mutar-mutar selama tiga jam. Melacak kembali penumpangnya. Tapi tidak ditemukan,a�? katanya.

Ia mengaku, menerima informasi korban lompat ke laut sekitar pukul 14.30 Wita. Dari keterangan Bustanul, keduanya berangkat dari KSB beberapa hari lalu. Mereka hendak mencari kerja di Batam. Tapi, setiba di Surabaya keduanya tidak melanjutkan rencana awal ke Batam.

Ketika ditanya motif di balik aksi nekat korban, Doddy mengaku belum mengetahuinya. Begitu pula dengan sepepupunya Bustanul. Ia menjelaskan, sepupu korban tak mengetahui masalah sehingga korban nekat terjun dari atas kapal itu.

a�?Kami belum bisa menduga-duga apa penyebabnya, karena Bustanul sendiri belum mengetahuinya. Saat berangkat, korban tidak ada masalah dan terlihat baik-baik saja,a�? terang dia mengutip keterangan Bustanul dalam BAP.

Doddy mengaku, pihaknya telah meminta keterangan beberapa saksi, termasuk Bustanul dan anak buah kapal. Selain itu, penyidik telah memeriksa pula sopir Bus Tiara Mas. a�?Sopir bus kami periksa, karena korban ini penumpangnnya,a�? ungkapnya.

Ia menambahkan, kemungkinan korban telah meninggal. Sebab, cuaca ketika korban melompat tidak bersahabat. Angin kencang disertai gelombang diduga menghanyutkan korban.

Terpisah, Humas Basarnas NTB Putu Cakra Negara mengaku, hingga saat ini korban belum ditemukan. Petugas bersama Pol Air sedang mencari korban di sekitar lokasi kejadian. a�?Belum mas. Kami sedang mencarinya,a�? terang dia.

Petugas yang dikerahkan itu tidak hanya terfokus di lokasi kejadian, namun disebar ke wilayah lain. Artinya, radius pencarian korban diperluas lagi.

a�?Ada juga yang mencari kepinggir pantai. Kemungkinan pencairan akan berlangsung hingga malam,a�? katanya dihubungi sekitar pukul 16.30 Wita, kemarin. (jlo/r12)

Berita Lainnya

Perawatan Jalan Memang Tak Maksimal

Redaksi LombokPost

Dekat PLTU, Jalur ke Jeranjang Malah Gelap Gulita

Redaksi LombokPost

Tekan Kemiskinan, Eksekutif dan Legislatif Harus Bersinergi

Redaksi LombokPost

Calon PNS Siapkan Diri, Tes SKB Digelar Sehari

Redaksi LombokPost

Jaspel Puskesmas Gunungsari Tersumbat

Redaksi LombokPost

Hotel di Senggigi Mulai Bangkit

Redaksi LombokPost

Empat Bulan Tersiksa di Pengungsian

Redaksi LombokPost

Giliran Warga Langko Gedor Kantor Desa

Redaksi LombokPost

Dengan Kartu Nikah Administrasi Lebih Mudah, Benarkah?

Redaksi LombokPost