Lombok Post
Headline Metropolis

Pilkada dan Pertikaian Aparat PR Kapolda

MATARAM – Tugas berat langsung menanti Kapolda NTB yang baru Brigjen Pol Umar Septono. Dalam waktu dekat, tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) sudah mulai. Untuk NTB, ada 6 kabupaten dan 1 kota yang akan menggelar pilkada.

Selain mengamankan pilkada, Kapolda Umar Septono juga harus segera menyelesaikan kasus pertikaian Brimob dengan Satuan Lantas Polres Bima. Kasus ini menjadi sorotan publik.

Mantan Kapolda NTB Brigjen Pol Srijono dalam acara pisah-sambut di Mapolda NTB kemarin, mengatakan jika kasus pertikaian tersebut belum dituntaskan.

a�?Kalau dibilang gagal tidak, tapi masih belum berhasil,” kata Srijono pada wartawan usai acara.

Dikatakan Srijono,penyebab pertikaian itu akibat kesalapahaman antara Brimob dan Satuan Lalu Lintas.

a�?Bukan bentrok, tapi itu murni kesalahpahaman,” katanya.

Kasus ini cukup menjadi sorotan lantan selama ini Bima dikenal sebagai daerah yang rawan konflik. Dalam dua tahun terakhir beberapa kali terjadi keributan, perang antar kelompok. Di tengah situasi tersebut, aparat keamanan justru memberikan contoh yang tidak baik. Srijono menyebut, masing-masing pihak harus menyadari tugas mereka untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

a�?Oknum anggota itu lupa tugas mereka, lupa jati diri mereka,”kata Srijono.

Srijono memberi saran ke Kapolda Umar Septono untuk menindak tegas oknum yang bertikai itu.

“Biar mereka diberikan efek jera dan sebagai contoh ke petugas lainya,”katanya.

Selain itu, Srijono juga berpesan agar program-program sebelumnya perlu dilanjutkan.

a�?Untuk program yang baik-baik tolong dilanjutkan, untuk yang jelek-jelek jangan dilanjutkan,a�? kata Srijono.

Sementara itu Kapolda NTB Umar Septono mengatakan, pihaknya langsung menyiapkan rencana pengamanan bulan Ramadan dan pilkada serentak. Dia juga menegaskan akan melanjutkan beberapa program yang sudah dirintis oleh kapolda sebelumnya.

a�?Saya juga akan tetap berkosultasi dengan Brigjen Srijono agar alih transisi ini bisa berjalan dengan baik,a�?katanya.

Dalam acara pisah-sambut Kapolda NTB ini dihadiri oleh Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi beserta istri, para pejabat insastasi pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan jajaran kepolisian NTB.

Pada acara ini gubenur dan istri secara khusus memberikan cenderamata pada mantan Kapolda NTB. Cenderamata ini wujud rasa terima kasih gubenur atas kerja keras Srijono menjaga keamanan dan ketertiban NTB.

“Terima kasih atas kerja kerasnya selama ini,” kata Gubernur NTB Zainul Majdi Gubenur. Gubernur mengucapkan selamat datang ke Umar Septono, Kapolda NTB yang baru. Dia berpesan ke kapolda yang baru untuk terus meningkatkan keamanan di NTB. (cr-ian/r7)

Berita Lainnya

Didukung Warga, Ustad Budi Tak Gentar Dikepung Calon Petahana

Redaksi Lombok Post

Bangun Mandalika, ITDC Pinjam Rp 3,6 Triliun ke AIIB

Redaksi LombokPost

Bukan Tidak Tahu, tapi Malas Patuh!

Redaksi LombokPost

Uang Nomor Dua, Paling Penting Lingkungan Bebas Sampah

Redaksi LombokPost

Mohan Bikin Kejutan di Mataram Jazz & World Music Festival 2018

Redaksi LombokPost

Setengah Hati Urusi Bisnis “Nakal”

Redaksi LombokPost

Jalan Terjal Memburu Para Bandar

Redaksi LombokPost

Bangunan Tua Itu Perlu Direnovasi

Redaksi Lombok Post

Gempa Lagi, Panik Lagi

Redaksi Lombok Post