Lombok Post
Selong

Pulang Kampung, Balik Setelah Lebaran

SUDAH TUTUP: Salah satu warung bakso khas arema yang sudah tutup jelang datangnya bulan puasa.

* Pedagang Makanan Menghadapi Ramadan (1)

Dalam beberapa hari ke depan umat Islam akan memulai ibadah Ramadan. Sejumlah pedagang makanan di Lotim yang biasanya ramai mulai menutup warungnya. Tak sedikit dari mereka yang memilih pulang kampung dan kembali setelah Lebaran nanti.

***

BULAN puasa masih menghitung hari. Tapi sejumlah penjual makanan sudah berbenah diri. Mereka yang biasanya selalu ramai pembeli, menjadikan datangnya bulan suci sebagai momen untuk a�?istirahat berjualana�?. Setelah 11 bulan mendulang rezeki, inilah saatnya fokus beribadah.

Tengok saja sebuah warung bakso khas Malang di Selong ini. Kendati belum mulai puasa, pemilik warung sudah memilih tutup. Bakso Arema yang selalu ramai pembeli sedari pagi hingga malam ini pun tak ubahnya ruko kosong tak berpenghuni. a�?Libur selama puasaa�? itulah kalimat yang terpampang di dinding ruko tersebut. a�?Yang jualan sudah pulang ke Malang,a�? kata Samsul, salah seorang pelanggan setia warung itu.

Ya, selain menghormati umat muslim yang menjalankan ibadah puasa, oleh pedagang makanan momen bulan Ramadan biasanya dimanfaatkan pulang kampung. Itu terutama berlaku pada pedagang yang berasal dari luar provinsi semisal Jawa dan Sumatera.

Retnawati, seorang penjual makanan Padang di Pancor menjelaskan, kalau ia juga sudah bersiap pulang kampung. Kendati masih membuka warungnya hingga kini, dalam waktu dekat ia sudah boyongan ke Sumatera Barat, tanah kelahirannya. a�?Mau habiskan stok dulu, terus balik kampung,a�? jelasnya.

Hal ini dilakukan selain untuk berkumpul bersama keluarga, juga lantaran usahanya terbilang sepi di waktu puasa. Kalaupun memaksa buka hanya bisa dimalam hari saja. Padahal untuk menu berbuka biasanya setiap rumah selalu siap sedia untuk itu. Sehingga sangat tidak efektif untuk memaksakan diri berjualan.

Biasanya para penjual makanan khas warung seperti Retnawati akan kembali lagi membuka lapak setelah Lebaran tiba. Saat itu mereka siap kembali mengais rejeki di tanah perantauan. Satu atau dua pekan setelah Lebaran adalah saat yang paling tepat untuk kembali membuka warung makanan. (bersambung/r11/Wahyu Prihadi/Selong)

Berita Lainnya

P3K Harapan Terakhir Honorer

Redaksi LombokPost

SDM Pelaku Usaha Wisata Masih Rendah

Redaksi LombokPost

Partai Jangan Pasang APK Sembarangan!

Redaksi LombokPost

267 CPNS Lotim Lolos SKB

Redaksi LombokPost

Bencana Tiba, TSBD Tak Bergigi

Redaksi LombokPost

Lotim Siapkan Tim Kewaspadaan Dini di Setiap Kecamatan

Redaksi LombokPost

Pemdes Suela Ingin Kelola Kebun Raya Lemor

Redaksi LombokPost

Pulihkan Trauma Gempa Dengan Pentas Seni

Redaksi LombokPost

Alat Berat Lambat, Hujan Semakin Mengancam

Redaksi LombokPost