Lombok Post
Selong

Pol PP Baru Mau Menindak

Pohon ditebang
HILANG: Inilah deretan tempat pohon pelindung yang berubah menjadi saluran karena pengerjaan proyek desa.

SELONG – Satpol PP Lotim ternyata baru mengetahui penebangan pohon pelindung jalan sepanjang 2,6 kilometer di Sakra melalui media. Kasat Pol PP Salmun Rahman yang dimintai keterangan kemarin terlihat terkejut karena belum mendapat laporan apapun dari anak buahnya.

a�?Hah, masak, mungkin dia sudah izin ke tata kota,a�? katanya terkejut.

Saat dijelaskan kalau tata kota juga mengakui kecolongan, Salmun semakin menunjukkan raut wajah terkejutnya. Ia yang baru mengetahui melalui Lombok Post mengatakan segera berkoordinasi dengan anak buahnya untuk mengecek hal tersebut.

a�?Kami akan cek dulu,a�? katanya.

Jika benar terdapat unsur menyalahi peraturan, ia memastikan ada sanksi yang diberikan. Secara aturan, pohon pelindung jalan memang tak boleh ditebang sembarangan. Harus ada izin khusus dari berbagai pihak terkait untuk itu.

Di lain pihak, pohon yang ditebang juga harus diganti dalam jumlah yang lebih banyak atau setidaknya sama. Dalam kasus itu, Desa Sakra beralasan pohon-pohon di sepanjang 2,6 kilometer jalan mengganggu rencana pembuatan drainase baru di sana.

Drainase itu sendiri diperlukan untuk mencegah banjir dan genangan yang kerap terjadi salama musim hujan. Menggunakan dana desa secara swadaya mereka sendiri yang mengelola pembangunan drainase itu. (yuk/r11)A�A�A�

Berita Lainnya

Menange Rambang Butuh Sentuhan

Redaksi LombokPost

SECO Tempat Khusus Minum Kopi, Bukan Memburu Wifi

Redaksi LombokPost

Kuota Haji Lotim 2019 Bertambah

Redaksi LombokPost

RT BERIMAN Jadi Kampung Tertib Lalu Lintas

Redaksi LombokPost

P3K Harapan Terakhir Honorer

Redaksi LombokPost

SDM Pelaku Usaha Wisata Masih Rendah

Redaksi LombokPost

Partai Jangan Pasang APK Sembarangan!

Redaksi LombokPost

267 CPNS Lotim Lolos SKB

Redaksi LombokPost

Bencana Tiba, TSBD Tak Bergigi

Redaksi LombokPost