Lombok Post
Tanjung

Tanpa Calon Independen

Komisioner KPU Lombok Utara Abdul Karim

* Pilkada di Lombok Utara

TANJUNG – Pilkada Lombok Utara dipastikan tanpa calon perseorangan (independen). Pasalnya hingga pintu pendaftaran calon perseorangan (independen resmi ditutup, Senin (15/6) lalu tidak ada calon perseorangan datang menyerahkan syarat.

Pendaftaran calon perseorangan sudah dibuka KPU sejak 11 Juni lalu dan berakhir 15 Juni. a�?Hingga penutupan tidak ada calon yang mendaftar,a�? ujar Komisioner KPU Lombok Utara Abdul Karim, Selasa (16/6).

Ditambahkan, dengan berakhirnya masa pendaftaran calon perseorangan KPU sudah menyelesaikan satu tahapan meski tanpa ada pendaftar. KPU membantah jika pihaknya kurang melakukan sosialisasi sehingga tidak ada calon perseorangan yang mendaftar.

a�?Pendaftaran dan penyerahan syarat calon perseorangan ini sudah kita sosialisasikan terlebih dulu,a�? tandasnya.

Pantauan Lombok Post, di sejumlah wilayah di Lombok Utara, hampir semua baliho dan poster yang terpasang adalah milik balon petahana JADI (Djohan-Mariadi) dan NASA (Najmul Akhyar-Syarifudin. Diluar dari itu, tidak tampak poster balon lain yang menghiasi ruas jalan di Lombok Utara.

Lebih lanjut, Abdul mengatakan penyebab tidak adanya balon yang mendaftar melalui jalur calon perseorangan dikarenakan calon harus mengumpulkan berkas dukungan seperti KTP, kartu keluarga, paspor, atau identitas lain. Bentuk syarat dukungan ini diserahkan dalam wujud softcopy dan hardcopy.

Untuk Lombok Utara, balon independen diminta menyiapkan jumlah dukungan sebesar 22.820A� syarat dukungan dengan sebaran minimal di tiga kecamatan. Ini sesuai surat keputusan KPU Lombok Utara nomor 10/LPTS/KPU-KLU/017.433823/TAHUN 2015.

a�?Mungkin syarat dukungan ini dirasa berat, sehingga tidak ada yang mendaftar,a�? cetusnya.

Setelah menutup pendaftaran calon independen, KPU akanA� membuka pendaftaran calon yang diusung parpol mulai 26 Juli hingga 28 Juli. Untuk calon dari parpol atau gabungan parpol pasangan calon harus memiliki dukungan 20 persen dari jumlah kursi di DPRD atau enam kursi.

Sedangkan jika dari suara sah, maka balon harus mempunyai 30.851 suara sah atau 25 persen dari keseluruhan suara sah dalam pileg yakni 123.403 suara sah. (puj/r11)

Berita Lainnya

50 Orang Dilatih Jadi Aplikator Risha

Redaksi LombokPost

Rekruitmen P3K Diharapkan Bisa Mulai Tahun Depan

Redaksi LombokPost

Kantor Sementara DPRD Mulai Dibangun

Redaksi LombokPost

Warga Dusun Boyotan Terancam Tak Dapat Rp 50 Juta

Redaksi LombokPost

Baru 40 Sekolah Rusak Berat Dirobohkan

Redaksi LombokPost

Sekda Izinkan Huntara BUMN yang Tak Ditempati Dibongkar, Asal…

Redaksi LombokPost

Empat Puskesmas Darurat Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pelebaran Jalan Ganggu Distribusi Air

Redaksi LombokPost