Lombok Post
Metropolis

Dengan CAP, Pembangunan Bisa Lebih Cepat

CARI SOLUSI: Warga Karang Kelok bersama BPM Kota Mataram dan dinas terkait, membahas permasalahan di lingkungan dengan bantuan maket

MATARAM – Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Mataram kemarin menggelar kegiatan Community Action Planing (CAP) di Lingkungan Karang Kelok. Kegiatan ini merupakan kegiatan perencanaan tindakan masyarakat untuk menghadapi persoalan-persoalan di lingkungan.

Kegiatan ini melibatkan banyak pihak. Mulai dari tokoh masyarakat, agama pendidikan dan SKPD terkait. “CAP ini adalah metode perencanaan partisipatif yang diadakan BPM Kota Mataram dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” terang Alven, fasilitator dari BPM Kota Mataram mewakili Kepala BPM H Syaiful Mukmin yang berhalangan hadir.

Dalam kegiatan tersebut BPM mempresentasikan kondisi Lingkungan Karang Kelok dengan membuat miniaturnya. Kemudian masyarakat yang hadir menyampaikan permasalah dengan menunjukkan langsung dimana titik dan bagaimana permasalahannya.

Lebih lanjut, Alven menjelaskan CAP ini semacam perencanaan yang melibatkan banyak pihak dengan menindaklanjuti langsung hasil perncanaan. Keunggulan dengan program ini akan lebih memastikan action dalam jangka pendek. Apa yang telah disepakati dalam perencanaan dan apa yang bisa diintervensi pemerintah dalam perencanaan tersebut semua dibahas.

“Kami dari BPM akan memberikan bantuan dana stimulan untuk langsung menindak lanjuti permasalahan. Selain itu, kami juga mengundang dinas terkait untuk berhibah dalam kegiatan ini secara langsung membantu masyarakat menyelesaikan persoalan di Lingkungannya,” jelasnya.
CAP berbeda dengan MPBM. CAP tindak lanjutnya lebih cepat. Untuk itu dihadirkan pihak dari Dinas PU untuk menyelesaikan masalah terkait drainase, Dinas Koperindag untuk menyelesaikan masalah ekonomi, Dikpora untuk masalah pendidikan, BLH, Dinas Kebersihan, Disosnakertrans dan yang lainnya.

“Tak menutup kemungkinan masyarakat juga ikut secara swadaya menyelesaikan persoalnnya,” terang salah seorang staf BPM.

Masyarakat Karang Kelok yang diundang hadir menulis di kertas kemudian menyampaikan persoalan yang mereka hadapi. Kemudian, permasalahan tersebut akan dibagi menjadi beberapa klasifikasi. Misalnya masah fisik lingkungan, kebersihan lingkungan, masalah sosial dan beberapa klasifikasi lainnya.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi kami. Karena sifatnya yang langsung sehingga permasalahan yang kami hadapi di Lingkungan bisa langsung teratasi,” jelas H Mursyid, Kepala Lingkungan Karang Kelok.

BPM Kota Mataram telah menggelar kegiatan ini di tiga Kelurahan dan tiga Lingkungan. Yakni kelurahan Banjar Lingkungan Sintung, Kelurahan Punia Lingkungan Punia Saba dan Kelurahan Monjok Barat di Lingkungan Karang Kelok. Tiga lingkungan ini dipilih dengan ketentuan dan prosedur tertentu.

Karang Kelok misalnya, Lingkungan ini dipilih berkat prestasinya menjadi lingkungan paling bersih di lomba kebersihan antar lingkungan beberapa waktu lalu.

Ke depan, diharapkan CAP ini bisa dilakukan di beberapa lingkungan yang lainnya. “Kalau harapan kami dari BPM, semoga ke depan kita bisa menggelar di semua lingkungan yang ada di Kota Mataram,” pungkas Alven. (ton/r8)

Berita Lainnya

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost