Lombok Post
Bima - Dompu

Kasek Satap Soromandi Dipolisikan

ilustrasi/foto indohub.com

BOLO – Oknum kepala SMP 10 Satap Soromandi, JR SPd dilaporkan ke polisi oleh pengusaha percetakan Sila Tegal Sari, Sofianti. Kasek asal Desa Doridungga Kecamatan Donggo itu dilaporkan ke Polsek Bolo atas dugaan penipuan dan penggelapan, Sabtu (13/6).

Pelapor Sofianti mengatakan, oknum kasek enggan membayar hutang pengadaan dua unit laptop, ATK, spanduk dan baliho. Jika dikalkulasikan, hutang kasek kepada pengusaha itu mencapai Rp 14 juta.

“Peralatan itu diambil sejak 28 Februari lalu dan belum dibayar. Saat ditagih hanya mengumbar janji saja,” ungkapnya usai memberikan keterangan kepada penyidik Polsek Bolo, Senin (15/6).

Menurut dia, utang tersebut nggak mau dibayar kasek. Indikasinya, beberapa kali ditagih, kasek hanya mengumbar janji dan akan membayar saat dana BOS cair. Bahkan mereka sudah membuat surat pernyataan di atas materai agar bisa dibayar cepat. “Namun setelah dana BOS cair, yang bersangkutan tidak mau bayar juga,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Bolo melalui Kanit Reskrim IPDA Salahuddin membenarkan laporan tersebut. “Nomor laporannya LP.528/Vi/2015/NTB/ Res.Bima/P.Bolo. Saat ini masih kita minta keterangan saksi,” ujarnya.

Dia menjelaskan, hasil pemeriksaan saksi pelapor, ada dugaan yang mengarah ke Pasal 378 penipuan jo 372 KUHP tentang penggelapan.

“Sesuai keterangan saksi dan alat bukti yang kami terima, ada unsur pidana yang dilakukan kasek. Jika terbukti, yang bersangkutan diancam penjara empat tahun,” pungkasnya.(cr-sya/r9)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara