Lombok Post
Giri Menang

Penumpang Kian Sepi, Calo Tiket Merintih

Boks (3)
SEPI: Aktivitas Pelabuhan Lembar tidak terlalu ramai memasuki bulan Ramadan, kemarin.

*Aktivitas di Pelabuhan Lembar Jelang Ramadan

Jelang Ramadan, aktivitas di Pelabuhan Lembar dibalut sepi. Arus lalu lintas yang menyeberang baik dari Lombok ke Bali atau sebaliknya kian menyusut dibanding biasanya.

***

TERIK matahari membawa para buruh angkut di Pelabuhan Lembar berburu tempat berteduh. Kemarin, pekerjaan mereka begitu lowong. Sembari ngadem, mereka menunggu kedatangan kapal, yang membawa penumpang feri.

Kendaraan yang biasanya lalu lalang menghiasi jalur menuju pelabuhan tak lagi ramai. Hanya ada satu dua kendaraan roda dua yang melintas. a�?Sepi mas sekarang. Mungkin karena jelang puasa,a�? kata Firdaus, salah seorang buruh di Pelabuhan Lembar, kemarin.

Ia mengaku, biasanya aktivitas hilir mudik penumpang tak sesepi ini. Pekan lalu, penumpang yang datang dari Padangbai ramai. Bahkan, dirinya kewalahan mengangkut barang-barang penumpang. a�?Masih ramai minggu lalu. Tapi, dua hari ini sepi,a�? akunya.

Pantauan koran ini, suasana Pelabuhan Lembar memang sepi. Tidak terlihat penumpang yang lalu lalang, apalagi turun dari kapal. Kalau pun ada, bisa dihitung dengan jari.

Di tempat bersandarnya kapal, hanya ada dua feri. Itupun sedang menunggu penumpang yang datang. Sementara, di pintu masuk penjualan tiket tidak begitu ramai. a�?Ke Padangbai Mas? Ini ada tiket,a�? tawar salah seorang pria berbaju hitam, kemarin.

Pria berbadan gempal itu, menawarkan tiket dengan harga yang lumayan tinggi dari harga aslinya. Ia tidak sekedar menawar, tapi dia juga menjual dan mendapat untung dari penjualan tiket. a�?Beli di saya Mas. Dari tadi sepi. Belum dapat apa-apa ini,a�? akunya. Tak diragukan lagi, pria itu adalah calo.

Setelah menawarkan tiket, pria itu beranjak dari tempat duduknya. Ia pun mendatangi salah seorang pengendara sepeda motor matik. Ia menanyakan sudah membeli tiket atau tidak. a�?Mau nyeberang. Ini ada tiketnya,a�? kata dia sambil menyodorkan selembar tiket kepada pengendara.

Pengendara itupun membeli tiket dari lelaki, yang bukan petugas ASDP itu. Kemudian, lelaki berambut cepak kembali duduk di tempat pengambil tiket, sambil menunggu calon penumpang.

a�?Ndak seperti biasanya. Dua hari ini makin sepi saja. Pendapatan juga menurun,a�? cerita dia. (*/r12)

Berita Lainnya

Harga Kedelai dan Kacang Tanah Melonjak

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Tiga Desa dan Dua Sekolah Diaudit Khusus

Redaksi LombokPost

PJU di PLTU Jeranjang Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Pemancing Diduga Hanyut di Perairan Labuan Poh

Redaksi LombokPost

Sinyal Mutasi Makin Menguat

Redaksi LombokPost

Sekolah Terdampak Gempa Belum Diperhatikan

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Butuh Lebih Banyak Huntara

Redaksi LombokPost

HUT SMAN 1 Gerung Meriah

Redaksi LombokPost