Lombok Post
Metropolis

Ramadan, PNS Tak Kunjung Tobat

SIDAK-PNS

* Masih Dihinggapi Penyakit Malas

MATARAM a�� Peringatan gubernur NTB M Zainul Majdi agar disiplin tidak kendor selama Ramadan, tampaknya belum dipatuhi oleh semua pegawai negeri sipil (PNS). Setidaknya, ini terlihat dari monitoring oleh Sat Pol PP NTB.

Pada hari pertama puasa tersebut, sejumlah PNS ternyata masih banyak yang datang terlambat. Padahal sudah diberi kelonggaran masuk setengah jam lebih lambat dari jadwal masuk biasanya.

a�?Tadi kita pantau, ada saja PNS yang masih masuk terlambat. Ini berdasarkan laporan yang kita dapat dari bagian TU di beberapa SKPD,a�? kata Kepala SatpolPP NTB Ibnu Salim kepada Lombok Post di ruang kerjanya, kemarin.

Namun, dengan keterlambatan ini, para PNS tersebut tidak langsung mendapat sanksi. Bahkan Sat Pol PP sendiri mengaku masih ada permakluman pada hari pertama puasa.

a�?Hari ini (kemarin), kita sekadar monitoring dulu. Belum kita data karena mungkin mereka masih adaptasi ini harus pertama puasa,a�? kata Ibnu.

Namun, ia menegaskan bahwa pada hari-hari selanjutnya tak akan ada lagi toleransi. PNS harus tetap bekerja sesuai jadwal yang ditetapkan. Apalagi, selama puasa ini, jam kerja PNS sudah dipangkas hingga satu jam. Mereka diberikan kelonggaran untuk masuk lebih lama dan pulang lebih cepat dari biasanya.

a�?Sudah ada kelonggaran dengan penyesuaian jam kerja selama Ramadan, mestinya memang tidak boleh ada lagi yang telat,a�? tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, gubernur bahkan mengultimatum bahwa bagi PNS yang kedapatan malas-malasan selama Ramadan, tidak akan segan-segan untuk diberi sanksi. Karena menurutnya, Ramadan merupakan bulan prestasi sehingga harus semakin semangat bekerja dan lebih produktif. (uki/cr-dit/r12)

Berita Lainnya

Belum Satu pun Rumah Tahan Gempa yang Terbangun

Redaksi LombokPost

BPBD Tunggu Perintah Perkim

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Sudah Lama Ambles, tapi Dicuekin!

Redaksi LombokPost

Anak Muda sampai Pengusaha Berebut Buat Karikatur

Redaksi LombokPost

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

169 Formasi Gagal Terisi

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Kurang Perhatian, Sungai Ancar Meluap

Redaksi LombokPost