Lombok Post
Headline Metropolis

Seribu Hari Pertama Kehidupan Diabaikan

TGB safari Ramadan

MATARAM – Masa seribu hari menentukan pertumbuhan anak di kemudian hari. Namun, sayangnya, para orang tua di NTB masih mengabaikan pentingnya masa yang terhitung dari 270 hari atau 9 bulan dalam kandungan ditambah 730 hari itu.

a�?Saya sendiri melihat bahwa kesadaran masyarakat akan pentingnya seribu hari pertama kehidupan seorang bayi masih kurang,a�? kata Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi di sela penandatanganan nota kesepahaman antara Pemprov NTB dan perguruan tinggi kesehatan di Mataram.

Dia mengatakan, bukti sahih pengabaian seribu hari pertama kelahiran itu adalah masih tingginya angka kematian ibu dan anak dan kematian pada kasus gizi buruk di daerah ini.

Itu sebabnya, orang nomor satu di NTB ini menyambut baik kerja sama yang dilakukan antara pemerintah dan perguruan tinggi se-NTB. Kegiatan ini akan melibatkan aksi mahasiswa yang mendukung seribu hari pertama kehidupan melalui kegiatan pendampingan dan fasilitas ibu hamil dan bayi oleh mahasiswa kesehatan. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak di NTB.

Menurut gubernur, kegiatan ini sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) provinsi NTB 2013-2018, khususnya untuk mencapai target Generasi Emas NTB 2025 yang menekankan pentingnya keterpaduan dalam program-program pembangunan sumber daya manusia dini. Karena ini adalah program jangka panjang, gubernur menekankan perlunya komitmen jangka panjang.

a�?Kegiatan ini jangan hanya berlangsung di tahun ini saja, akan tetapi diharapkan akan berlangsung terus menerus,a�? kata dia.

Seribu hari pertama kehidupan manusia kata gubernur, menurut para ahli adalah masa yang sangat penting dalam membentuk seorang manusia. Seribu hari pertama tersebut tidak saja akan mempengaruhi kesehatan fisik seorang anak. Melainkan juga akan mempengaruhi kesehatan mentalnya.

a�?Tidak hanya lengkap panca indera nya, akan tetapi juga sempurna potensi-potensinya untuk menjadi seorang khalifah Allah diatas bumi ini,a�? sambung gubernur dari kalangan ulama ini. (uki/r12)

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost