Lombok Post
Giri Menang

Tempat Hiburan Dijaga Polisi Berseragam

AKBP Yulianus Yulianto
Kapolres Lobar AKBP, Yulianus Yulianto

GIRI MENANG – Surat edaran Pemkab Lobar terkait pembatasan jam hiburan malam disambut Polres setempat. Mereka akan menempatkan sejumlah personel tiap-tiap kafe atau diskotik.

Langkah itu diambil agar aktivitas hiburan malam berjalan tertib. Di samping itu, polisi menempatkan anggota supaya jam buka dan tutup tidak melampui batas.

a�?Setiap kafe kami tempatkan anggota,a�? kata Kapolres Lobar AKBP Yulianus Yulianto pada wartawan,A�Kamis (18/6). Personel yang dikirim sekitar empat orang.

Mereka dicomot dari berbagai satuan. Nantinya, mereka bakal menjaga dan mengawasi kafe sesuai jam buka, yang diberlakukan Pemkab Lobar.

Yuliaus mengatakan, para personel itu melakukan pengamanan terbuka. Mereka menjaga dengan pakaian seragam polisi. Kendati demikian, pengamanan tertutup tetap diberlakukan, namun anggota berpakaian tak resmi. a�?Mereka jaga di halaman kafe,a�? terang dia.

Dikatakan, pengamanan ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan umat muslim yang puasa. Apalagi, malamnya mereka tarawih dan tadarusan. Untuk itu, pihaknya tidak ingin hiburan malam menganggu kekhusyuan ibadah. a�?Kami mulai jaga saat kafe buka dan tutup,a�? terang dia.

Ia menegaskan, tidak ada kelonggaran bagi kafe, khususnya yang ingin beraktivitas melewati batas. Bagi yang bandel, sambung dia, dirinya sudah memerintahkan anggota untuk menghentikan.

Merujuk edaran Pemkab Lobar, pembatasan jam operasi diberlakukan bagi penyedia jasa layanan SPA, karaoke, diskotik, biliard, dan live musik.

SPA diberikan jam buka mulai pukul 21.00 Wita hingga 23.00 Wita. Karaoke sejak pukul 22.00 Wita sampai 24.00 Wita sama seperti biliar dan live musik. Sementara Diskotik mulai buka pukul 22.00 Wita hingga pukul 01.00 Wita.

Yulianus menambahkan, khusus untuk tempat hiburan yang menggelar karaoke, pihaknya meminta agar memperhatikan tingkat kebisingan. a�?Suaranya jangan sampai menganggu. Jadi itu juga harus diperhatikan oleh pengelola,a�? pungkas mantan Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB ini. (jlo/r12)

Berita Lainnya

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Tiga Desa dan Dua Sekolah Diaudit Khusus

Redaksi LombokPost

PJU di PLTU Jeranjang Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Pemancing Diduga Hanyut di Perairan Labuan Poh

Redaksi LombokPost

Sinyal Mutasi Makin Menguat

Redaksi LombokPost

Sekolah Terdampak Gempa Belum Diperhatikan

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Butuh Lebih Banyak Huntara

Redaksi LombokPost

HUT SMAN 1 Gerung Meriah

Redaksi LombokPost

Pariwisata Senggigi Diyakini Pulih Lebih Cepat

Redaksi LombokPost