Lombok Post
Metropolis

Ada Payung Raksasa di Perempatan

payung raksasa
TEDUH : Para pengendara di traffic light Sweta, Cakranegara berteduh di bawah payung raksasa yang khusus dibuat Pemkot Mataram.

MATARAM – Para pengendara kendaraan bermotor di Kota Mataram tidak lagi kepanasan saat berhenti di perempatan lampu merah (traffic light). Pemkot Mataram telah membuat payung raksasa di sejumlah traffic light yang ada. Sehingga mereka bisa berteduh saat menunggu lampu merah.

Payung raksasa ini terdapat di simpang empat Sweta, Cakranegara. Sebuah kanopi dipasang dengan desain membentuk daun. Sehingga bayangannya menaungi pengendara, sehingga tidak kepanasan sampai lampu hijau menyala.

Program ini mendapat tanggapan beragam dari masyarakat. Ada yang mendukung, namun ada juga yang menanggapi secara negatif.

Seperti Jurda, salah seorang pengendara sepeda motor mengaku pemasangan kanopi ini bagus. Sebab pengendara tidak kepanasan, bentuknya yang unik membuat simpang empat terlihat menarik.

“Belum pernah saya lihat seperti ini di daerah lain, patut didukung,” katanya.

Berbeda dengan Didit Akbar. Dia mengaku pemasangan kanopi tidak efektif karena ukurannya terlalu kecil, sehingga tidak bisa menjangkau semua pengendara yang ada.

“Buang-buang duit saja, mestinya tanam pohon saja yang lebih sejuk,” cetusnya.

Terpisah, Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mengatakan, tujuan dibuatnya payung raksasa itu semata-mata dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sebab selama ini, banyak pengendara berteduh di bawah pohon saat lampu merah. Akibatnya, lalu lintas semerawut. “Kami minta ini dilihat secara positif saja dulu, tujuannya baik,” ujar Mohan.

Saat ini baru beberapa lokasi saja yang dipasang payung raksasa ini. Bila dianggap efektif maka ke depan akan diperbanyak. Bentuknya juga didesain agar tidak menghambat arus lalu lintas, selain itu keamanannya juga harus dijamin, sehingga tidak sampai membahayakan pengendara.

a�?Awalnya, pemerintah akan menggunakan tumbuhan, tapi prosesnya cukup panjang dan rumit sehingga dibuatkanlah peneduh menggunakan besi khusus yang tidak panas,a�? jelasnya. (ili/r4)

Berita Lainnya

2.368 Formasi CPNS Bakal Lowong

Redaksi Lombok Post

EMAS HITAM DARI NTB

Redaksi Lombok Post

Liburan ke Pantai Penghulu Agung Ampenan Juga Asyik Loo..!!

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post