Lombok Post
Gaya Hidup

Bangga Mewakili NTB

CANTIK : Ninda Putri Laili, finalis 15 besar yang ikut dalam ajang pencarian icon fashion muslimah melalui acara “Sunsilk Hijab Hunt 2015”.

*A�Finalis Sunsilk Hijab Hunt 2015

MATARAM – Selain Desy X-Factor, ada lagi warga Lombok yang akan berlaga di ajang pencarian bakat. Kali ini Ninda Putri Laili yang akan berlaga dalam ajang pencarian icon fashion muslimah. Ninda masuk sebagai finalis dalam ajang Sunsilk Hijab Hunt 2015 yang ditayangkan di Trans 7.

Dara yang akrab disapa Putri ini tidak asing dalam ajang pencarian bakat di Nusa Tenggara Barat (NTB). Pada tahun 2012, dia menjadi runner up I Putri Pariwisata NTB. Pada tahun 2013, bungsu pasangan H Gde Karmada dan Hj Sumarni ini mewakili NTB pada ajang Putri Pariwisata Indonesia. Pada tahun itu Putri masuk 10 besar dan berad di posisi runner up I.

Saat mengikuti pemilihan Putri Pariwisata, dara kelahiran 1993 ini sebenarnya sudah berhijab. Tapi dalam aturan lomba, tidak diperbolehkan mengenakan hijab, kecuali perwakilan Aceh. Putri merasa ada diskriminasi saat itu.

a�?Setelah kegiatan itu saya kuatkan niat untuk berhijab,a��a�� kata gadis yang jago bahasa Inggris ini.

Setelah konsisten berhijab, bukan berarti Putri lepas dari dunia enternainment yang digelutinya sejak SMP. Dia tetap aktif, dan tetap mengenakan hijab. Dalam sebuah kegiatan yang mendatangkan para ahli musik dari luar negeri, Putri tetap mengenakan hijab. Dibalut hijab, Putri terlihat lebih cantik.

Konsistensi Putri mengenakan hijab berbuah prestasi. Pada ajang pencarian icon fashion muslimah, nama Putri masuk sebagai finalis. Padahal saat audisi dia harus bertarung dengan peserta dari Kota Surabaya, Jawa Timur. Untuk NTB dan Jawa Timur, audisi saat itu memang di Kota Surabaya.

a�?Bukan sekadar cantik atau mengenakan hijab saja, tapi tes meliputi pengetahuan,a��a�� katanya.

Dalam ajang ini, peserta tidak cukup sekadar cantik atau asal memakai hijab. Juri akan menanyakan konsistensi mengenakan hijab. Putri total berhijab sejak tahun 2013.

Selain itu, calon peserta juga dites kemampuan agama. Ada tes mengaji, menghafalkan ayat-ayat pendek, hadits yang populer. Tes ini penting, pasalnya finalis yang terpilih akan menjadi icon muslimah Indonesia.

Begitu juga dengan bakat, para finalis yang akan berlaga dan disiarkan secara liveA� tanggal 28 Juni dan 5 Juli harus menampilkan bakat unik mereka. Putri menampilkan kebolehannya menyanyi. Bidang ini memang digeluti Putri sejak bangku SD. Sejak SMP hingga di perguruan tinggi, dia kerap mengikuti lomba dan mendapat juara.

a�?Tesnya 4D, beauty, belief, brain, dan bakat,a��a�� kata Putri yang baru saja menyelesaikan pendidikannya di Universitas Mataram.

Sebagai icon fashion muslimah, Putri berharap bisa menginspirasi para muslimah, khususnya di NTB. Putri ingin menunjukkan, perempuan muda yang berhijab tidak menghalangi untuk berprestasi.

Sebelum disiarkan secara live tanggal 28 Juni, Putri dan finalis lainnya yang total berjumlah 15 orang akan dikarantina. Putri tidak menyiapkan secara khusus untuk babak final itu. Putri tetap menjalankan ibadah puasa, dan mengikuti kegiatan sehari-hari.

a�?Saya berharap dukungan dari masyarakat NTB untuk vote,a��a�� katanya. (fat)

Berita Lainnya

Mudik Ramah Anak, Hindari Naik Sepeda Motor

Redaksi Lombok Post

Nanti Malam Tarawih, Puasa Serentak Dimulai Kamis

Yuk, Pilih Baju Lebaran Tepat

Redaksi Lombok Post

Menikmati Indahnya Air Terjun Tiu Candi Batu di Lombok Utara

Redaksi Lombok post

Sisi Lain Mantar Paralayang Trip of Indonesia (TROI) Seri 3

Redaksi Lombok post

Mau Mudik, Perhatikan Makanan

Iklan Lombok Post

Ingin Stamina Terjaga? Ini Caranyaa��.

Iklan Lombok Post

Di Jatim, 102 Kematian Ibu per 100 Ribu Kelahiran Hidup

Iklan Lombok Post