Lombok Post
Sumbawa

KSB Dapat 40 Pompa Air

Pompa Air
Kepala Dinas (Kadis) Kehutanan, Perkebunan dan Pertanian (Dishutbuntan) KSB, Ir Sumbawanto

TALIWANG a�� Pemerintah Daerah (Pemda) Sumbawa Barat mendapat bantuan 40 unit mesin pompa air. Mesin itu akan digunakan untuk menaikkan air sungai guna mengairi areal pertanian penduduk setempat.

a�?a��Ada sekitar 40 unit pompa yang kita siapkan. Pompa-pompa ini disiapkan untuk beberapa wilayah yang debit airnya kecil. Makanya kita harus menaikkan air sungai melalui mesin ini, supaya areal pertanian ini bisa diairi,a��a�� jelas Kepala Dinas (Kadis) Kehutanan, Perkebunan dan Pertanian (Dishutbuntan) KSB, Ir Sumbawanto, Juma��at, kemarinA�(19/6).

Wilayah-wilayah yang mengalami kekerangan nantinya diminta tidak perlu lagi khawatir. Beberapa wilayah yang menjadi prioritas penempatan pompa air ini adalah Desa Banjar Kecamatan Taliwang hingga Desa Mataiyang Kecamatan Brang Ene. a�?a��Di wilayah ini banyak lahan pertaniannya, tapi debit air yang mengalir melalui irigasi itu kecil. Nah ketimbang air sungainya terbuang percuma, kita manfaatkan dengan menyedot menggunakan mesin pompa ini,a��a�� janjinya.

Areal pertanian yang nantinya ditunjuk sebagai lokasi penempatan pompa ini juga akan dijadikan sebagai contoh kepada petani lain, bahwa kekurangan debit air irigasi saat ini bisa diantisipasi menggunakan mesin pompa. Diakuinya, meski sudah menyiapkan 40 unit mesin pompa, Sumbawanto mengakui pihaknya dipastikan akan terkendala dengan penyediaan bahan bakar berupa solar. a�?a��Solar inilah yang nantinya membuat kita kesulitan, tapi kita sudah cadangkan di APBD untuk biaya solar ini,a��a�� terangnya.

Mesin pompa yang merupakan bantuan upsus ini nantinya tidak akan diterima langsung kelompok tani, sebaliknya, mesin itu akan ditempatkan dimasing-masing posko Upsus yang sudah dibentuk. a�?a��Kalau petani butuh, mereka tinggal menyewa dan mengambil ke posko upsus. Memang sengaja tidak kami bagikan, karena kalau dibagikan pasti nanti akan jadi persoalan,a��a�� sebutnya.

Selain mesin pompa air, handtraktor pun demikian, semuanya akan ditempatkan diposko Upsus. Petani yang membutuhkan alat bajak sawah itu nanti bisa tinggal menyewa ke tim upsus kecamatan. a�?a��Dengan pola seperti ini, keberadaan alat itu jauh lebih maksimal. Apalagi saat ini TNI sendiri yang mengawasi, tentunya mereka segan untuk menyalahgunakan bantuan tersebut,a��a�� tambahnya.(far/r9)

Berita Lainnya

Dana Bantuan Korban Gempa Cair Pekan Ini

Redaksi LombokPost

Perpustakaan Cempi Jaya Banggakan Dompu

Redaksi LombokPost

Minyak Sumbawa Sangat Layak Menasional

Redaksi LombokPost

Puluhan Lampu Terpasang, Kota Bima Semakin Terang

Redaksi LombokPost

KPU Dompu Publikasikan Daftar Caleg Sementara

Redaksi LombokPost

Pelayanan RSUD Sumbawa Mulai Dibenahi

Jalan Teladan-Kelawis dan Batu Rotok Tuntas

Berkas SMKN Lunyuk Dikirim ke Kejaksaan

Istri Jadi TKW, GT Hamili Anak Kandungnya