Lombok Post
Headline Sportivo

Sama-Sama Berpeluang

Penyerang Uruguay, Edinson Cavani

LA SERENA – Uruguay di ujung tanduk dalam perjuangannya menembus perempat final Copa America 2015 ini. Baru mendapat satu kemenangan dari dua laga, La Celeste masih tercecer di peringkat ketiga dengan hanya tiga angka. Hanya tiga poin atas Paraguay yang menyelamatkan status juara bertahannya.

Pertandingan yang notebene ulangan final Copa America 2011 itu berlangsung di Estadio La Portada, La Serena, Minggu dini hari nanti (21/6). Satu poin pun belum mengamankan posisi Uruguay lolos sebagai juara ketiga terbaik. Karena, hanya dua juara tiga terbaik di tiap grup yang berhak lolos ke perempat final.

Andaikan Uruguay dan Paraguay berbagi angka, maka poin Diego Godin dkk hanyalah 4 poin. Dua rival Uruguay, Venezuela dan Meksiko bisa saja menyalip di tikungan terakhir. Jika dini pagi ini Meksiko mengalahkan Ekuador dan Venezuela juga mengejutkan Brasil di laga pemungkas, Senin pagi (22/6), habislah jalan Uruguay di Cile tahun ini.

Maka, hanya kemenangan yang bisa menjadikan Sabtu malam pelatih Oscar Washington Tabarez serasa indah. Apapun hasil Venezuela dan Meksiko tidak akan berpengaruh pada pencapaian Uruguay kali ini. Lolos ke fase knockout itu sekaligus melanjutkan prestasi di Copa America sejak edisi 1999.

Tidak adanya nama Luis Suarez terbukti berpengaruh pada permainan Uruguay. Pada dua laga, baik saat mengalahkan Jamaika 1-0 (14/6) dan dikalahkan Argentina 0-1 (17/6), lini depan menjadi persoalan utama. Terutama dari sisi penyelesaian akhir barisan depannya, di situ ada Edinson Cavani sebagai ujung tombak.

Di dua laga pertama Grup B, total ada 24 kali shots yang dilancarkan penggawa Uruguay. Atau apabila dirata-ratakan berkisar di angka 12 shot per laga. Lawan Jamaika dengan 10 shots, dan Argentina mencapai 14 shots. Nyatanya, dari 24 kali shots dibandingkan dengan satu gol yang diciptakan jelas tidak sebanding.

Itulah yang membuat pada pertandingan penentu ini Tabarez tidak menerapkan permainan full ofensif. Sebaliknya, pelatih berusia 68 tahun tersebut memilih untuk menguati daerah pertahanannya untuk menghancurkan Paraguay. Dengan kata lain, Uruguay menyiapkan strategi bertahan dan menyerang via serangan balik.

Itu seperti yang dibocorkan oleh salah satu penggawa Uruguay, Diego Rolan. Penyerang yang masuk ke dalam skuad Uruguay menggantikan Suarez dalam Copa America 2015 itu kepada FourFourTwo berkata bahwa Tabarez menyiapkan taktik bertahan dalam skema mainnya.

Penyerang berusia 22 tahun tersebut mengaku lebih nyaman bermain menyerang. “Tapi, semua akan kembali kepada taktik yang sudah disiapkan maestro (Tabarez, Red), dan saya pun tidak masalah apabila dimainkan untuk membantu pertahanan, sebagai pemain gelandang bertahan,” ujar pemain yang memperkuat klub Ligue 1, Girondine de Bordeaux tersebut.

Selepas pesta kemenangan di Estadio Monumental Antonio Vespucio Liberti, Buenos Aires, 2011 silam, Uruguay susah melanjutkan dominasinya atas negara tetangga. Dalam dua laga setelah final Copa America 2011, kedua negara selalu bermain imbang dalam kualifikasi Piala Dunia 2014 zona CONMEBOL.

Baik di Asuncion atau Montevideo sama-sama berakhir dengan 1-1. Di atas kertas, cukup dengan menambah satu angka saja sudah mengantarkan Los Guaranies -julukan Paraguay- ke babak perempat final, dan mendamping Argentina yang berpeluang untuk menjadi juara grup.

Akan tetapi, bukan satu angka itu agenda dari anak asuh Ramon Diaz. Sebaliknya, angka penuh tetap mereka patok. Itu seperti yang diungkapkan penyerangnya, Derlis Gonzalez. Kepada EFE, penyerang yang berusia 21 tahun tersebut menolak apabila timnya disebut hanya mencari poin aman.

“Paraguay akan bermain dengan mematok tiga angka, dan dengan harapan bertengger di puncak klasemen akhir Grup B, sekaligus menunjukkan kami bisa dipercaya untuk meraih posisi terbaik. (Ramon) Diaz sudah berkata kepada kami, ayo bermain dan setelah itu bersenang-senang,” tuturnya. (ren/r10)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost