Lombok Post
Metropolis

Istirahat di Masjid Sebaiknya Diniatkan Itikaf

Tidur di masjid

MATARAM – Di awal Ramadan, masjid selalu dipenuhi jamaah. Tidak hanya di malam hari, tapi juga di siang hari. Warga datang ke masjid untuk ibadah salat sekaligus itikaf. Ada juga yang beristirahat di dalam masjid. Namun sebaiknya, saat memasuki masjid, terlebih dahulu berniat untuk itikaf.

“Saya duduk di masjid karena suasana di sini tenang dan membuat batin serta pikiran tenteram. Tapi tentu sebelum masuk saya berniat itikaf agar dapat pahala,” ujar Zainudin, salah seorang warga yang ditemui tengah beristirahat di Masjid Attaqwa Mataram.

Dia mengaku datang ke masjid untuk salat berjamaah dan ngaji, sekaligus istirahat mengembalikan kondisi tubuh. Suasana masjid yang sejuk dan penuh nuansa religius membuat hatinya tenang. Sehingga dia ingin berlama-lama di dalam masjid menikmati suasana tersebut.

“Jenuh juga kalau cuma diam di rumah terus. Kalau di masjid lebih tenang, apalagi dapat pahala itikaf,” akunya.

Satriawan juga mengutarakan hal senada. Pria asal Gomong yang berprofesi sebagai guru ini mengaku kerap memilih beristirahat di masjid. Selain ingin menikmati ketenangan, dia juga ingin mengumpulkan tenaga usai mengajar dari pagi hingga siang hari.

“Usai salat, kita baring-baring disini kembalikan kondisi tubuh sebelum pulang ke rumah,” ujarnya.

Beristirahat di dalam masjid sebenarnya diperbolehkan selama tidak mengganggu orang yang beribadah. Namun sebaiknya, sebelum masuk ke dalam masjid, terlebih dahulu berniat untuk itikaf, sehingga mendapatkan pahala.

a�?Itikaf di masjid ini pahalanya besar, ketimbang keluyuran yang tidak ada gunanya,a�? kata Jamhar, warga Pejeruk Ampenan.

Dia menyarankan, itikaf di dalam masjid jangan hanya diisi dengan tidur dan beristirahat. Sebaiknya juga diisi dengan ibadah lainnya seperti mengaji, salat sunah atau mendengarkan pengajian. (ton/r4)

Berita Lainnya

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Jalan di Tempat

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost