Lombok Post
Ekonomi Bisnis

Mulai Buru Pakaian Lebaran

BELANJA: Masyarakat sudah mulai memburu pakaian lebaran di awal Ramadan, di sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Mataram.

MATARAM – Sebagian warga Kota Masyarakat mulai berburu pakaian untuk persiapan Idul Fitri. Mereka membeli lebih awal agar tidak tergesa-gesa dan mendapat pilihan yang beragam.

a�?Biar gak repot beli pakaiannya, juga pilihannya masih banyak,a�? kata Diana, salah seorang pembeli di Matahari Departemen Store Lombok Epicentrum Mall, kemarin.

Selain agar tidak tergesa-gesa, menurutnya harga pakaian pada awal Ramadan ini lebih murah ketimbang dekat Lebaran. Disamping itu beberapa toko menawarkan potongan harga yang tinggi guna menarik perhatian konsumen.

Pada awal Ramadan ini sebagian besar masyarakat terfokus pada kegiatan ibadah, serta persiapan untuk menyediakan hidangan berbuka. Sebagai contoh, lanjut dia, saat membeli pakaian di Matahari Departemen Store, toko tersebut menawarkan potongan harga yang maksimal.

a�?Pada akhir Ramadan, pertokoan lain ada memberi diskon memang besar-besaran, namun barang yang berkualitas susah didapatkan,a�? papar Diana.

Menurut pembeli lainnya Andre, selama ini toko dan pusat perbelanjaan mengeluarkan baranga��barang keluaran terbaru pada awal Ramadan. a�?Kalau belinya mendekati Lebaran, pasti yang sudah sisa-sisa dari pembeli sebelumnya,a�? katanya saat di temui di Fashion One.

Bapak dua anak ini mengaku membeli pakaian di awal Ramadan untuk mendapatkan barang keluaran terbaru dengan harga terjangkau. Sebab, selama ini toko baju mengeluarkan barang-barang keluaran terbaru pada awal Ramadan. a�?Pengalaman sebelumnya, kalau belanja menjelang Lebaran, toko-toko penuh sesak,a�? ujarnya.

Dari pantauan Lombok Post, warga tidak hanya baju baru. Ada pula warga yang memburu baju bekas untuk Lebaran nanti. Pasalnya, harga baju bekas ini relatif murah dan kualitasnya terbilang masih bagus.

Sanawiah, seorang warga, memilih baju bekas karena murah. a�?Walau bekas barangnya masih bagus, nanti tinggal di cuci, setrika, kembali baru lagi,a�? imbuhnya.

Salah seorang pedagang baju bekas, Amrullah mengatakan, kebutuhan masyarakat akan pakaian di bulan Ramadan cukup tinggi. Pihaknya menjual pakaian bekas untuk masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Namun Amrullah juga mengaku, baju sisa impor ini ternyata juga digemari oleh menengah ke atas.

a�?Biasanya ada juga orang-orang kaya yang datang ke tempat saya untuk membeli pakaian bekas ini,a�? jelasnya. (ewi/r4)

Berita Lainnya

Bank Mandiri-Hiswana Migas-Pertamina Jalin Kerjasama

Redaksi Lombok Post

Soft Opening Jannah Tour and Travel Meriah

Redaksi LombokPost

Masyarakat Didorong Gunakan Produk Lokal

Redaksi LombokPost

FWD Life Resmi Hadir di Lombok

Redaksi Lombok Post

Golden Palace Hotel Dikunjungi Wakil Duta Besar Australia

Redaksi Lombok Post

BI Sosialisasi Kartu GPN di Kota Bima

Redaksi Lombok Post

Distribusi Kartu Berlogo GPN Dekati Target

Redaksi LombokPost

Avian Brands Peduli Bangun Kembali Lombok

Redaksi Lombok Post

Harga Bahan Bangunan Naik

Redaksi LombokPost