Lombok Post
Sportivo

Mutiara NTB Rajai Kelas 65 Cc

PODIUM: Nakami Vidi Makrim (baju hijau-hitam) saat memenangkan Kejurnas motocross 2015 seri IV kelas 65 cc di Solo, beberapa waktu lalu.

MATARAM – Potensi NTB melahirkan atlet muda berprestasi di tingkat nasional maupun internasional memang sudah tidak diragukan lagi. Banyak putra asli daerah mampu mencapai kesuksesan, mengharumkan nama NTB di usia yang masih terbilang muda. Salah satunya Nakami Vidi Makarim. Crosser cilik ini sudah melalang buana di dunia motocross tingkat nasional.

Berbagai prestasi kejuaraan motocross telah ia torehkan. Setiap kejuaraan yang ia ikuti, hampir selalu meraih hasil yang maksimal. Pencapaian terbaiknya, pada tahun 2012, ia berhasil menjadi terbaik kedua nasional di kejurnas motocross.

Tidak hanya itu, kali ini, crosser kelahiran Bandung, 29 Mei 2004 ini, sukses merajai lanjutan Kejurnas Motocross Seri IV di Solo untuk kelas 65 cc. Tampil untuk tim Kawasaki VMX Indonesia, Nakami berhasil merebut podium utama.

a�?Di seri IV ini hasil terbaik yang Nakami raih. Ini berkat kerja keras tim yang selalu berusaha mencari solusi untuk dapatkan motor yang kencang dan stabil di lintasan,a�? ujar Yunisar Urtanto bapak sekaligus pelatih Nakami.

Mutiara dari NTB -julukan Nakami- dianugerahi keberuntungan di balapan seri IV kali ini. Sempat tercecer di seri pertama hingga ketiga musim ini. Akhirnya anak pasangan Yunisar Urtanto dan Dina Maulaniwati ini berhasil menebusnya di putaran IV ini.

Seperti yang diketahui, seri pertama sebelumnya, Nakami harus puas berada di posisi 9, akibat cedera pergelangan tangan. Sempat memberikan harapan di seri kedua karena cederanya pulih, namun harus puas finish di posisi 4. Sementara di seri ketiga Nakami mundur dari balapan karena ada insiden.

a�?Ini kemenangan Nakami di kejurnas tahun ini. Tantangan terberat kami sekarang bagaimana bisa mempertahankan performa Nakami di seri berikutnya,a�? ungkapnya.

Merunut kebelakang, Nakami mulai berlaga di tingkat nasional pada tahun 2011 di kelas 50 cc. Sampai 2012 dengan mencapai peringkat II Nasional. Tahun 2013, ia sempat vakum karena keterbatasan biaya. Absennya di tahun 2013 itu dimanfaatkan Nakami untuk berlatih. a�?Ia lebih banyak berlatih di Bukit Sandik,a�? tutur Yunisar.

a�?Tahun 2014 Nakami kembali berlaga di kelas 65cc. Alhamdulillah ada yang support dari tim Dumasari (Jawa Barat). Hasilnya ia bisa mencapai peringkat II nasional,a�? sambungnya.

Karena dilihat hasil 2014 sangat positif, tahun 2015 tim Kawasaki VMX Indonesia di kelas 65 cc kejurnas mulai memberikan support. Dukungan tim Kawasaki ini pun tidak disia-siakan Nakami. a�?Perjuangan awal kami yang jatuh bangun mulai terbuka satu satu,a�? ucap Yunisar.

Ia berharap, tren positif yang diraih Nakami di seri IV ini bisa berlanjut di sisa seri berikutnya. a�?Mudah-mudahan Nakami dapat tetap berjaya mengumpulkan poin sehingga pada akhir tahun dapat meraih prestasi maksimal,a�? tutupnya. (zen/r10)

Berita Lainnya

Selangkah Lagi Timnas U-19 Ke Piala Dunia

Redaksi Lombok Post

Huswatun Cetak Sejarah, Petinju Putri Pertama RI Raih Medali Asian Games

Redaksi Lombok Post

Zohri : Saya Nggak Percaya Bisa Juara

Prancis Fantastis! Juara Dunia setelah Tumbangkan Kroasia 4-2

Banjir Hadiah Menanti Zohri

Zohri, Sprinter Pertama Indonesia yang Menjadi Juara Dunia

AS Roma Butuh Keajaiban Kedua

Redaksi LombokPost

Chilena Ronaldo Seindah Puisi

Redaksi Lombok Post

NTB Layak Jadi Tuan Rumah PON 2024

Redaksi Lombok Post