Lombok Post
Metropolis

Puluhan Anak Putus Sekolah Dibina

Pemulung-lensaindonesia

MATARAM – Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Kota Mataram berupaya memberdayakan anak putus sekolah. Sebanyak 90 anak putus sekolah yang selama ini bekerja sebagai pemulung dibina di BLK Mataram. Mereka dibina selama satu bulan penuh sejak Kamis (18/6) lalu.

“90 anak ini berasal dari sejumlah kecamatan se-Kota Mataram. Mereka akan diberikan pelajaran IPA, IPS, Matematika, bahasa dan agama,” terang Kepala Disosnakertrans Kota Mataram H Ahsanul Khalik.

Lebih lanjut ia menjelaskan setelah selesai dididik, anak-anak ini akan dikembalikan ke sekolah, baik SD maupun SMP. Mereka akan dimasukkan untuk belajar di pendidikan informal melalui program kejar paket.

Program ini merupakan tindak lanjut dari pusat. Oleh karenanya anggaran program kegiatan ini berasal dari program pengurangan pekerja anak dari Kementerian Tenaga Kerja.

“Selanjutnya bagi orang tua anak juga akan dilakukan pembinaan melalui program bantuan modal usaha,” sambung Khalik.

Selama di BLK mereka didampingi sembilan orang tenaga pendamping dan tim teknis. Baik dari Dikpora, Kepolisian, Kemenag, LSM dan Disosnakertrans Kota Mataram.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, anak-anak putus sekolah di Kota Mataram bisa mendapatkan haknya untuk mengenyam pendidikan. “Kita semua tentunya ingin mereka bisa mengenyam pendidikan kembali dan dgn pendidikan mereka akan menjadi anak yang punya harapan masa depan,” ungkap Khalik.

Dia percaya tidak menutup kemungkinan di antara anak-anak putus sekolah ini terdapat anak-anak yang pandai dan kelak menjadi orang hebat.

“Kami juga berharap nanti ada perusahaan negeri atau swasta yang membantu pendidikan mereka melalui dana CSR,” imbuhnya.

Untuk itu ia mengaku telah menjalin komunikasi dengan perkumpulan Bhakti Mulia Kota Mataram yang merupakan perkumpulan pengusaha Tionghoa. (ton)

Berita Lainnya

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Kurang Perhatian, Sungai Ancar Meluap

Redaksi LombokPost

SPSI Usul UMK Rp 2,13 Juta

Redaksi LombokPost

Rumah Belum Jadi, Tenda Kemasukan Air

Redaksi LombokPost

Pasca Gempa, BPS Belum Keluarkan Data Kemiskinan

Redaksi LombokPost

Kalau Lagi Mood, Lima Jam Bisa Selesai

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Longsor!

Redaksi LombokPost

Taksi Online Jangan Parkir Sembarangan!

Redaksi LombokPost

Bantuan Jadup Urung Disalurkan

Redaksi LombokPost