Kriminal

Aduh, Sudah Besar Mau Jadi Apa Dek?

Pergaulan anak sekarang semakin modern. Sayangnya, banyak dari mereka melakukan tindakkan kriminal untuk mengikuti kecanggihan teknologi dan mode yang semakin berkembang.A�

SEMAKINA�A�berkembangnya teknologi dan fashion banyak berdampak positif bagi anak. Sayangnya, tidak semua anak mampu secara ekonomi. Sebab, orang tuanya hidup pas-pasan.

Sehingga, tak jarang untuk memenuhi gaya hidup modern tersebut mereka mengambil jalan pintas. Tanpa segan melakukan hal negatif demi mendapatkan uang.

a�?Memang beberapa kali kita menangkap anak dibawah umur yang mencuri,a�? kata Kapolsek Ampenan, Kompol Arief Yuswanto.

Arief beberapa kali menemui sejumlah tindak kriminal yang setelah diselidiki, ternyata pelakunya adalah anak di bawah umur. a�?Rata rata mereka melakukan pencurian,a�? ungkap Arief.
Seperti penangkapan dua anak yang membobol sebuah toko cat beberapa waktu yang lalu. Dua pelaku berinisial AH dan IR itu ternyata baru berumur 16 tahun.

Penangkapan mereka bermula ketika beberapa warga Kampung Karang Bugis melihat empat orang anak menenteng beberapa ember cat. Kemudian warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ampenan. Dan ternyata sangat cocok dengan laporan seorang warga yang mengaku tokonya telah dibobol.

Kemudian polisi dibantu warga melakukan penggerebekkan di rumah IR usai buka puasa. Anak yang tampak begitu belia tersebut langsung di bawa ke Mapolsek dengan wajah memelas.

Namun tampaknya tetangga dan teman teman sebayanya tidak begitu kaget ketika anak yang telah mememutuskan untuk berhenti sekolah tersebut ditangkap polisi. a�?Lah ditangkep ketua geng ya,a�? celetuk salah satu temannya tampak sudah begitu akrab dengan IR.

Anak berkepala pelontos tersebut nampak seperti anak pada umumnya. Tidak ada yang akan menyangka, bahwa anak itu adalah pelaku kriminal. Hingga sebuah fakta mengejutkan kembali terkuak.

Setelah melakukan sejumlah pemeriksaan ternyata sebelumnya IR sudah pernah ditangkap polisi sebanyak tiga kali. Ia pun mengakui banyak sejumlah pencurian yang pernah dilakukannya.

Hal tersebut dibuktikan dengan ditemukannya TV, gas, sepeda poligon dan sejumlah barang bukti lainnya. Kemudian disusul dengan tertangkapnya AH, pria dengan rambut berwarna pink dan telinga penuh tindik yang juga seumuran dengan IR.

a�?TV sudah kita amankan, yang lainnya sudah sempat dijual, dan dua teman lainnya sedang kita buru,a�? pungkas Arief.

Tidak hanya Polsek, Polres Mataram pun sempat beberapa kali menangkap anak di bawah umur. Namun bedanya, Siswa sebuah SMK yang diketahui berinisial SP ditangkap beberapa bulan lalu karena menjadi kurir narkoba.

Saat itu, ia bersama seseorang berinisial EL ditangkap membawa sembilan gram lebih narkoba golongan satu jenis sabu.

Arief selaku Kapolsek Ampenan yang menangkap pelaku kriminal anak sangat menyayangkan terlibatnya generasi bangsa tersebut. Ia berharap agar orang tua mengawasi anak anaknya lebih ketat lagi.

Menurutnya, faktor utama yang menjadi penyebab kasus tersebut adalah kurangnya peran serta orang tua. Selain itu, peran lingkungan sekolah dan lingkungan sekitar sangat menentukan perkembangan anak anak tersebut.

a�?Pihak Sekolah juga perlu mengawasi, jika sering bolos harus dilaporkan ke orang tuanya,a�? jelasnya.

Sejauh ini pihak kepolisian sudah berkoordinasi dengan Panti Sosial Paramitha terkait anak anak yang selama ini sudah meresahkan warga terutama para orang tua tersebut. Karena hingga kini, belum ada pasal yang bisa menjerat para pelaku kejahatan dibawah umur. a�?Jika di bawah umur, pasti kita akan serahkan ke Paramitha,a�? imbuh Arief.

Arief menambahkan, sejauh ini ia akan melakukan langkah langkah untuk mencegah hal tersebut berkembang lebih jauh. Ia akan menempatkan pihak kepolisian di setiap sekolah sekolah di wilayah Ampenan untuk melakukan sosialisasi.

a�?Jangan hanya polisi, masyarakat harus ikut membantu, RT, Kepala Lingkungan, Lurah juga harus ikut bertanggung jawab,a�? tandasnya. (*/r8)

Related posts

Garong Spesialis Brankas Tertangkap

Redaksi Lombok post

Revisi UU ITE Untuk Siapa?

Redaksi Lombok post

Tersangka Dipanggil Minggu Depan

Iklan Lombok Post

Leave a Comment