Lombok Post
Headline Kriminal

Dukun Cabul Makan Racun

DUKUN
TERKAPAR: Kakek yang pernah menjadi dukun cabul kini berbaring di ruang perawatan karena menelan racun nyamuk bakar.

MATARAM – AJ, Kakek yang ditahan atas kasus pencabulan beberapa waktu lalu, kini terbaring lemas. Kemarin, mencoba bunuh diri dengan menelan racun nyamuk bakar.

AJ merupakan dukun yang mengaku mencabuli pasiennya. Kakek berusia 60 tahun tersebut diamankan atas permintaannya diamankan di Mapolsek Lingsar.

Ia mengaku sangat ketakutan dengan warga yang marah terhadapnya. a�?Pertama datang ke Mapolsek dengan kesadaran yang bersangkutan. Ia meminta untuk diamankan dan mengakui perbuatannya,a�? ungkap Kapolsek Lingsar Iptu Seala Syah Alam pada Lombok Post, kemarin.

Setelah kurang lebih satu minggu berada di ruang tahanan, kakek berinisial AJ itu mengaku mendapat bisikan gaib untuk memakan obat nyamuk bakar. Akhirnya kakek tersebut nekat melakukannya.

Setelah pingsan, rekan sekamarnya di ruang tahanan yang melihatnya panik dan langsung berteriak minta tolong kepada polisi piket.

Petugas piket SPKT langsung membawanya ke Puskesmas Sigerongan yang jaraknya kurang lebih 20 meter dari Mapolsek. Tim medis langsung mengambil tindakan untuk mengeluarkan racun pada tubuh kakek tersebut hingga bisa terselamatkan.

Setelah dilakukan perundingan antara Kapolsek dengan pihak keluarga dan para tokoh masyarakat sekitar kediaman AJ, atas perbuatannya yang pernah mencabuli banyak wanita, AJ tidak lagi di perkenankan tinggal di desa Batu Kumbung dan akan dipindahkan.

Terkait proses hukum yang akan dijalaninya , Kapolsek Lingsar mengaku kesulitan dalam pembuktian. Karena saat ini dari pihak suami korban pencabulan, tidak menyetujui adanya proses penyidikan.

a�?Sangat sulit untuk dilakukan pembuktian, karena pihak dari suami korban justru menghalang-halangi,a�? tandas Seala. (cr-mas/r8)

Berita Lainnya

Lima Spa Abal-Abal Ditertibkan

Redaksi Lombok Post

Suka Duka Mahasiswa Bumi Gora Menuntut Ilmu di Benua Biru (2)

Redaksi Lombok Post

Bunuh Diri kok Hobi

Redaksi Lombok Post

Dua Kafe Siapkan Wanita Penghibur

Redaksi Lombok Post

Suka Duka Mahasiswa NTB Menuntut Ilmu di Eropa (1)

Redaksi Lombok Post

Efek Pemberlakuan Sistem Zonasi, Siswa Tak Perlu Daftar Sekolah Lagi

Redaksi Lombok Post

Didukung Warga, Ustad Budi Tak Gentar Dikepung Calon Petahana

Redaksi Lombok Post

Bangun Mandalika, ITDC Pinjam Rp 3,6 Triliun ke AIIB

Redaksi LombokPost

Mohan Bikin Kejutan di Mataram Jazz & World Music Festival 2018

Redaksi LombokPost