Selong

Lotim Segera Punya Satgas TKI

SELONG – Setelah lama hanya menjadi wacana, pembentukan Satuan Tugas (Satgas) penanggulangan pencegahan keberangkatan TKI non-prosedural akhirnya menemui titik terang. Lombok Timur (Lotim) sebagai daerah penyalur TKI terbesar di Indonesia telah diberi lampu hijau oleh pusat untuk segera memiliki satgas tersebut.

a�?Kita tinggal tunggu rekomendasi provinsi saja,a�? kata Kepala Dinas Sosoal Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadissosnakertrans) Lotim, HM Aminullah.

Dijelaskan, dengan terbentuknya satgas tersebut, diharap pemberangkatan TKI yang tak sesuai regulasi dapat ditekan. Sesuai namanya, satgas ini bertugas mencegah keberangkatan non-prosedural yang banyak terjadi di Lotim. Dia menduga setiap hari ada puluhan TKI yang berangkat untuk bekerja namun tak melengkapi diri dengan visa ketenagakerjaan.

a�?a��Banyak yang liar, paling banter pakai visa melancong saja,a�? jawabnya.

Satgas itu katanya akan diberi kekuatan lebih, lantaran bisa mencegah orang yang hendak berangkat. Sebagai contoh, seorang yang hendak pergi ke Malaysia menggunakan visa pelancong. Namun saat diamati tak pantas dikatakan sebagai calon wisatawan. Dalam kasus seperti ini satgas tersebut bisa melakukan pemeriksaan lanjutan.

a�?Ya kalau dari desa, pekerjaan tak ada terus mau berwisata ke Malaysia atau Hongkong, patut dicurigai TKI non prosedural,a�? jelasnya.

Sementara itu Kepala Seksi Informasi dan Penempatan Tenaga Kerja, L Sadli Bahtiar menambahkan tim ini beranggotakan sejumlah pihak terkait. Beberapa diantaranya, polisi dan kejaksaan sebagai pihak yang mengurusi persoalan hukum.

Para pelanggar, khususnya calo yang memfasilitasi kepergian illegal akan diproses oleh para penegak hukum itu. Ada juga Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Keduanya bertugas mengurus verifikasi data kependudukan untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran. Kemudian Dinsosnakertrans sebagai leading sector yang mengkoordinir satuan kerja tersebut.
Konsep tersebut diyakini akan bisa berbuat banyak untuk mencegah keberangkatan calon TKI illegal. Tidak seperti saat ini, provinsi katanya tercatat hanya mencegah kepergian 24 orang sepanjang tahun dari ribuan yang diduga illegal.

a�?a��Lotim menjadi salah satu daerah pertama di Indonesia yang punya satgas ini,a�? pungkasnya. (yuk/r14)

Related posts

Berharap Tak Demam Panggung

Iklan Lombok Post

Lotim Minta Tambahan Rumah Nelayan

Redaksi Lombok post

Awalnya Ngeyel, Pengedar Upal Diciduk

Iklan Lombok Post

Leave a Comment