Lombok Post
Headline Selong

Jaksa Mulai Pelototi Dikpora

PANSUS: HL Hasan Rahman, Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pendidikan DPRD Lombok Timur (Lotim) saat membacakan hasil laporan tim, beberapa waktu lalu.

SELONG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Selong, Lombok Timur (Lotim) mulai mengarahkan radarnya ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Lombok Timur (Lotim). Itu setelah DPRD Lotim menyerahkan hasil dan rekomendasi panitia khusus (pansus) pendidikan kepada korps Adhiyaksa itu.

a�?a��Memang benar, sekarang kita masih perdalam itu,a�? kata Kepala Kejari Selong, Nur Rahman menjelaskan.

Bahkan pihak kejaksaan katanya sudah mulai membuat daftar, siapa-siapa saja yang akan dipanggil untuk dimintai keterangan. Jika nantinya memang terbukti ada unsur yang dilanggar, kejaksaan katanya tak akan segan-segan menyeret ke pengadilan. Siapapun orangnya.

a�?Kalau salah ya harus dihukum,a�? jawabnya.

Lebih jauh dikatakan pihaknya sangat terbantu dengan pansus dewan beberapa waktu lalu. Dalam hasil dan rekomendasi yang diberikan sudah ada bagian-bagian yang diduga ada kesalahan dan penyelewengan. Kejaksaan kata Nur Rahman cukup mendalami hal itu, mencari bukti lanjutan, dan mengorek keterangan mendalam dari saksi-saksi terkait.

Dalam rekomendasi pansus, setidaknya ada tiga poin utama yang paling disoroti. Antara lain pengelolaan danaA� Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dinilai tidak tepat sasaran, penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) yangA� dinilaiA� menyimpang, serta pengangkatan sejumlah tenaga guru non PNS yang dianggap menyalahi prosedur.

Pansus berpandangan ada kesalahan tata kelola yang dilakukan dikpora dalam menjalankan roda birokrasi. Bahkan dugaan adanya korupsi juga menguat dalam laporan yang disampaikan.

a�?a��Dalam temuan kami itu, sudah jelas hasilnya seperti apa, tinggal ditindak lanjuti saja,a�? kata HL Hasan Rahman, Ketua Pansus Pendidikan saat itu.

Dikpora sebagaimana biasa sangat irit dalam memberikan komentar. Namun Sekertaris Dinas (Sekdis) Dikpora, M Juhad yang sempat memberikan statemen mengatakan mendukung apa yang dilakukan selama untuk perbaikan pendidikan di Lombok Timur.

a�?a��Ya silakan saja, kami tak masalah,a�? katanya singkat. (yuk/r14)

Berita Lainnya

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost