Lombok Post
Headline Politika

RSUP dan IDI Janji Profesional

Profesional
TANDA TANGAN: Direktur RSUP NTB H Mawardi Hamri bersama Ketua IDI NTB Komang Grudug dan sejumlah Ketua KPU dari lima kabupaten saat menandatangani kesepakatan kerja sama pemeriksaan calon kepala daerah di RSUP NTB.

MATARAM – Lima KPU di NTB menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB dan Ikatan Dokter Indonesia. Kesepakatan kerja sama itu terkait pemeriksaan bakal calon kepala daerah di lima kabupaten di NTB.

Kelima daerah tersebut adalah Lombok Utara, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Bima, dan Dompu. Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Pengembangan SDM KPU NTB Agus mengatakan, pemeriksaan kesehatan baik jasmani maupun rohani dilakukan berdasarkan amanah undang-undang dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

a�?Pemeriksaan kesehatan dijadwalkan berlangsung pada 26 Juli hingga 1 Agustus 2015,a�? kata Agus di sela proses penandatanganan MoU Sabtu, (11/7). Sesuai pengalaman sebelumnya kata dia, biasanya bakal calon mendaftar di detik-detik akhir yakni 28 Juli. Sehingga pemeriksaan perlu diantisipasi agar tidak melampaui jadwal tahapan.

Dikatakan, pemeriksaan kesehatan itu juga sebagai upaya memastikan apakah bakal calon kepala daerah benar-benar memenuhi syarat sebagaimana yang ditetapkan undang-undang. Pemeriksaan juga menjadi penting. Mengingat, ketika ada kandidat yang menyatakan ingin maju, ada berbagai opini terkait dengan kesehatan.

Agus menyontohkan bagaimana seorang bakal calon diisukan sebagai pengguna narkoba. Padahal, dari hasil pemeriksaan tim dokter, yang bersangkutan bebas narkoba. Terkait dengan itu, dia yakin RSUP yang ditunjuk IDI sebagai tempat pemeriksaan kesehatan benar-benar profesional dalam menjalankan tugasnya.

Direktur RSUP NTB H Mawardi Hamri menegaskan RSUP NTB memiliki 81 dokter spesialis. RSUP NTB juga memiliki fasilitas yang lengkap dan sudah berpengalaman menggelar test kesehatan dalam beberapa kali pelaksanaan pemilu di NTB. a�?Kami akan bekerja profesional dan pemeriksaan tim dokter sesuai dengan spesialisasi masing-masing,a�? kata Mawardi kepada wartawan.

Sementara itu Ketua IDI NTB Komang Gruduk menegaskan tim dokter yang melakukan pemeriksaan kesehatan akan mengacu pada prosedur tetap sebagaimana yang tertera dalam undang-undang. Adapun pemeriksaan kesehatan itu meliputi skiatrik, jasmani dan rohani.

Nantinya para tim dokter yang ditunjuk akan memeriksa riwayat penyakit baik penyakit dalam di antaranya jantung, paru-paru, laboratorium darah lengkap, sekaligus test narkoba. Selain itu juga akan dilakukan test kejiwaan, klinis psikiatrik, test kepribadian, dan intelegensia.

Hasil pemeriksaan tim dokter tersebut selanjutnya akan diplenokan di bawah pimpinan Prof Mulyanto. Pemeriksaan kesehatan itu dilakukan oleh dokter profesional dan ahli dibidangnya. a�?Hasilnya nanti diserahkan kepada KPU. Tim dokter ini benar-benar yang kompeten dan berintegritas sehingga benar-benar independen,a�? papar dia.

Pada pilkada serentak 2015 ini, IDI merekomendasikan dua rumah sakit sebagai tempat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala daerah yakni di RSUP NTB dan RSU Kota Mataram. Sebelumnya KPU Kota Mataram menganggarkan Rp 30 juta bagi pemeriksaan kesehatan satu pasangan calon. Sementara KPU Lombok Utara menyiapkan anggaran Rp 20 juta. (tan/r12)

Berita Lainnya

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pendaftaran Calon Angota KPU Diperpanjang

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost