Lombok Post
Metropolis

BIL Optimalkan Thermoscan

Thermoscan
BODY CLEAN: Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin meninjau kesiapan alat Body Clean Disinfection Health Quarantine di Bandara Internasional Lombok untuk mengantisipasi masuknya virus di NTB, kemarin.

MATARAM – Pada arus mudik tahun ini, ancaman masuknya virus MERS Corona (CO) juga ikut diantisipasi. Pengamanan pun diperketat di Bandara Internasional Lombok (BIL) untuk memantau penumpang yang datang dari luar negeri. Khususnya dari negara endemis seperti, China, Korea, Thailand, dan Timur Tengah.

a�?Pengawasannya dengan mengoptimalkan thermoscan,a�? kata Data Kusumajati, petugas medis di Balai Karantina Kesehatan BIL, kemarin.

Seluruh penumpang pesawat yang baru datang dari luar negeri khususnya dari negara endemis virus MERS ini, wajib melalui alat pemindai suhu tubuh. Alat yang dipasang tepat di jalur kedatangan internasional dapat mendeteksi suhu tubuh manusia yang melintas di depannya.

a�?Kalau suhu tubuh orang tersebut melebihi batas wajar, maka akan dilakukan langkah antisipasi lebih lanjut dengan melakukan pemeriksaan,a�? terangnya.

Selain mengoptimalkan thermoscan, teknolgi lain yang disediakan di BIl yakni Body Clean Disinfection Health Quarantine. Alat ini juga untuk mencegah penyebaran virus berbahaya dari luar negeri ke Lombok.

Sejauh ini, balai karantina kesehatan BIL sendiri telah mendapati beberapa warga asal luar Lombok yang sempat diduga suspect MERS. Terakhir, seorang warga NTB yang baru saja pulang umrah sempat diisolasi karena diduga suspect.

Alat detesi menunjukan suhu tubuh yang bersangkutan di atas 38 derajat atau melebihi normal.

a�?Kalau suhu tubuhnya sudah tinggi sekali, itu patut diantisipasi. Langsung kita tangani langsung dan bisa sampai dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut diisolasi,a�? jelasnya.

Kepala Dinas NTB Eka Junaedi juga membenarkan sempat ada warga yang suspect MERS sepulang umrah. Namun, setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, yang bersangkutan dipastikan bebas dari virus berbahaya tersebut. a�?Sudah dicek lebih lanjut dan hasilnya ternyata negatif,a�? kata Eka. (uki/r12)

Berita Lainnya

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Kurang Perhatian, Sungai Ancar Meluap

Redaksi LombokPost

SPSI Usul UMK Rp 2,13 Juta

Redaksi LombokPost

Rumah Belum Jadi, Tenda Kemasukan Air

Redaksi LombokPost

Pasca Gempa, BPS Belum Keluarkan Data Kemiskinan

Redaksi LombokPost

Kalau Lagi Mood, Lima Jam Bisa Selesai

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Longsor!

Redaksi LombokPost

Taksi Online Jangan Parkir Sembarangan!

Redaksi LombokPost

Bantuan Jadup Urung Disalurkan

Redaksi LombokPost