Lombok Post
Sportivo

Tiga Pabrikan Bekukan Software

SACHSENRING – Babak baru menuju penyeragaman ECU di kelas MotoGP dimulai. Usai balapan GP Jerman Minggu (12/7) tiga konstruktor utama, Honda, Yamaha, dan Ducati telah menyerahkan contoh akhir perangkat lunak ECU kepada FIA untuk dibekukan.

Penyerahan itu dilakukan supaya semua pabrikan tidak bisa lagi mengembangkan software secara mandiri sejak pertengahan musim ini. Sekarang, fokus mereka adalah berbagi ide yang bakal digunakan untuk merancang penyeragaman ECU pada musim 2016.

ECU tersebut akan dikembangkan dari spek yang dipakai kelas Open tahun ini. Pengembangan berikutnya dilakukan bersama-sama oleh tiga pabrikan, Dorna, dan juga Magneti Marelli. Yang terakhir adalah perusahaan pengembangan teknologi kendaraan bermotor asal Italia.

“Pabrikan harus membekukan perangkat lunak mereka agar masing-masing tidak saling mencuri teknologinya dan menggunakannya untuk keperntingannya sendiri musim ini,” terang Direktur Teknologi MotoGP Corrado Cecchinelli kepada Crash awal musim ini. Di bawah pengawasan direktur teknologi, satu ECU dibutuhkan dari masing-masing pabrikan dan tim satelit setelah seri kesembilan.

Pembekuan software tersebut tidak berlaku untuk pabrikan yang baru masuk ke kelas premium musim ini seperti Suzuki dan Aprilia. Pabrikan utama bisa mengajukan perubahan pada software tersebut asalkan ketiganya sama-sama sepakat dan menyetujuinya. Sedangkan Dorna tidak bisa melakukan perubahan tanpa persetujuan tiga pabrikan tersebut. Dorna hanya boleh melakukan langkah-langkah perawatan (maintenance) dan perbaikan kecil saja.

Ide penyeragaman ECU muncul dua musim lalu ketika kesenjangan antara tim pabrikan dan privateer semakin menganga. Persaingan tidak berimbang karena pabrikan bisa mengembangkan ECU mereka dengan bebas dan dana tak terbatas. Penyeragaman ECU musim depan dipastikan akan menjadi pertarungan di kelas premium lebih fair. (cak/r10)

Berita Lainnya

Selangkah Lagi Timnas U-19 Ke Piala Dunia

Redaksi Lombok Post

Huswatun Cetak Sejarah, Petinju Putri Pertama RI Raih Medali Asian Games

Redaksi Lombok Post

Zohri : Saya Nggak Percaya Bisa Juara

Prancis Fantastis! Juara Dunia setelah Tumbangkan Kroasia 4-2

Banjir Hadiah Menanti Zohri

Zohri, Sprinter Pertama Indonesia yang Menjadi Juara Dunia

AS Roma Butuh Keajaiban Kedua

Redaksi LombokPost

Chilena Ronaldo Seindah Puisi

Redaksi Lombok Post

NTB Layak Jadi Tuan Rumah PON 2024

Redaksi Lombok Post