Lombok Post
Headline Selong

Mogok setelah Isi Pertamax

MOGOK: Sejumlah kendaraan yang mogok usai mengisi bahan bakar di SPBU Paok Motong, Minggu (19/7) lalu.

SELONG – Sejumlah warga menumpahkan kekesalannya pada karyawan SPBU Paok Motong. Itu setelah kendaraan mereka mogok usai mengisi bahan bakar di SPBU tersebut.

a�?Awalnya berasap hitam, terus tak bisa jalan sama sekali,a�? kata Ikrom, salah seorang warga yang motornya mogok setelah mengisi bahan bakar di SPBU tersebut.

Sementara, pihak SPBU Paok Motong mengaku tak mengerti apa yang terjadi. a�?Saya juga bingung ini, apa faktor tahunnya atau apa,a�? kata Mahid, pengawas di SPBU Paok Motong.

Lebih jauh Ikrom menceritakan, ia yang hendak berwisata mengisi hari libur ke Sembalun bersama rekannya hampir kehabisan bahan bakar. Dia lantas mengisi bahan bakar jenis pertamax, menyesuaikan dengan kendaraan keluaran terbaru miliknya. Namun, alih-alih mendapat bahan bakar beroktan tinggi, ia justru dibuat kecewa lantaran bukan pertamax yang diperoleh, melainkan solar. a�?Saya tak tahu, ini kecelakaan atau sengaja, yang jelas, saya rugi,a�? keluhnya.

Tidak hanya Ikrom, hal serupa dialami empat pengendara lainnya. Mereka semakin kesal ketika pihak SPBU terus berkelit saat diminta pertanggungjawabannya. a�?Buktinya ada lima motor, kok masih saja mengelak,a�? kata Dani, pengendara lainnya.

Mahid, pengawas di SPBU Paok Motong itu mengaku hal itu baru pertama kali ditemuinya. Ia sendiri yang menggunakan pertamax tak pernah mengalami hal tersebut.

Ia yang mencoba menghubungi atasannya di depo tak mendapat jawaban apa pun. Sempat terjadi pedebatan dan adu argumen antar kedua pihak yang sama-sama mempertahankan pendapatnya.

Keadaan lalu mereda setelah Polsek Masbagik yang mendapat laporan mengirim petugas untuk menenangkan keadaan. Akhirnya disepakati untuk memperbaiki semua kendaraan yang mogok tersebut.

Kapolsek Masbagik AKP Cecep Mulyadi membenarkan hal tersebut. Dia yang mengutus anak buahnya setelah menerima informasi Lombok Post kemudian menjelaskan terjadi kesalahan dalam pengisian tersebut. Kemungkinan selang yang dipakai petugas tertukar antara selang pertamax dengan solar. a�?Tapi sudah kami damaikan, itu diselesaikan langsung di tempat,a�? ujarnya. (yuk/r3)

Berita Lainnya

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Jalan di Tempat

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost