Lombok Post
Metropolis

Taman Loang Baloq Banjir Pengunjung

LIBUR
LIBURAN: Beberapa warga tengah asyik bermain di taman Loang Baloq untuk mengisi libur lebaran

MATARAM – Hari terakhir libur lebaran dimanfaatkan warga Mataram untuk berlibur. Mereka mengunjungi beberapa tempat wisata. Baik yang ada di Mataram maupun di luar Mataram.

Ribuan warga kemarin terlihat menghabiskan waktu libur lebaran di beberapa tempat wisata seputaran Kota Mataram. misalnya di Taman Loang Baloq. Tempat rekreasi yang sudah dipercantik oleh pemerintah ini, dibanjiri pengunjung.

Tak heran, taman Loang Baloq dipadati manusia. Baik remaja, dewasa hingga balita. Beberapa pengunjung terlihat memilih hanya duduk di Berugaq yang telah disediakan. Ada juga yang memilih mandi di pantai sekitaran Taman Loang Baloq.

“Kalau kami sengaja datang ke sini untuk berlibur mengisi waktu lebaran bersama keluarga mas. Soalnya di sini kan liburnya gratis, tinggal bayar uang parkir saja dua ribu rupiah,” terang Mila, salah seorang warga asal Abian Tubuh.

Mila yang datang bersama suami dan anaknya mengatakan, di taman ini ia bisa leluasa mengajak keluarganya bermain. Mulai dari bermain perahu bebek di danau buatan, hingga mandi di pantai. Suasana yang nyaman juga membuat warga merasa senang.

“Terus terang kalau saya juga mengajak istri ke sini karena deket dengan rumah mas,” tutur Lukman, suami Mila.

Lukman mengaku biaya yang dikeluarkan untuk berlibur pun tak harus banyak. Ia bisa menghemat biaya transportasi dan biaya konsumsi. Karena, ia dan keluarganya membawa bekal yang sudah disiapkan dari rumah.

“Kalaupun mau beli makanan di sini banyak pedagang yang menjual makanan tradisional. Seperti sate bulayak dan yang lainnya. Harganya juga sangat terjangkau,” sambung keduanya.

Sementara itu, di sekiar pantai Loang Baloq, ratusan warga terlihat begitu senang mandi di pantai bersama keluarga mereka. Ada beberapa warga yang juga terlihat tengah asyik bermain layangan. (ton/r8)

Berita Lainnya

Zul-Rohmi Perlu Banyak Sosialisasi

Redaksi Lombok Post

Mengejar Mimpi Jadi Daerah Industri

Redaksi Lombok Post

Gerbang Kota Ikut Terseok-Seok!

Redaksi Lombok Post

Spa Abal-Abal Kembali Tersenyum

Redaksi Lombok Post

Usia 16 Tahun Terlarang Menikah

Redaksi Lombok Post

330 Tukang RISHA Minggat, Rumah Korban Gempa Baru Jadi 85 Unit

Redaksi Lombok Post

Ogah Berniaga di Jalan Niaga

Redaksi LombokPost

Tolong, Jangan Masuk Angin!

Redaksi LombokPost

Volume Monumen Tak Sesuai Kontrak, Rekanan Didenda Rp 1,2 Juta Perhari

Redaksi LombokPost