Lombok Post
Metropolis

Empat Negara Konfirmasi Kehadiran

festival
Kepala Disbudpar Kota Mataram, H Abdul Latif Nadjib

MATARAM – Jelang berlangsungnya Festival Mentaram Agustus mendatang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) mulai mematangkan persiapan. Termasuk persiapan tamu undangan dari luar daerah dan luar negeri.

Tamu undangan, khususnya tamu luar negeri harus menyatakan kepastian soal ticketing. Panitia penyelenggara akan menyatakan mereka hadir jika sudah jelas kepastian ticketing. Sebab, hal tersebut terkait dengan persiapan panitia penyelenggara.

a�?Jangan sampai kita sudah booking, ternyata dia tidak jadi datang. Kan repot,a�? ujar Kepala Disbudpar kota Mataram, Abdul Latif Najib.

Latif mengatakan, tamu undangan domestik juga akan membawa tim ritual kebudayaan mereka. Misalnya Kesultanan Jogja dan Solo. Ritual tersebut merupakan ritual Bumi bagi mereka. Selain itu, juga ada pembuatan lukisan terpanjang oleh seniman Jogja.

Hal tersebut tentu memerlukan konsep dan waktu yang tidak sebentar. Ini menjadi pertimbangan bagi panitia penyelenggara festival.

a�?Tanggal 8 Agustus merupakan puncak acara. Pada malam harinya akan diadakan pergelaran puncak dari seluruh komunitas, entah itu tradisional maupun modern,a�? tutur Latif.

Para remaja yang memiliki bakat seni juga akan tampil dalam acara tersebut. Mereka akan diakomodir di hotel Shantika. Acara yang ditampilkan berupa Terune Dedare, kuliner, peresean termasuk juga acara perlombaan cipta menu Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) pada 5 Agustus.

Puncak acara merupakan parade dengan konsep full Mataram. Meski begitu tidak menutup kemungkinan untuk penampilan daerah lain. a�?Pada tahun ini, Mataram diberikan ruang khusus untuk mengaktualisasikan acara festival tersebut,a�? jelas adik ipar Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh tersebut.

Sejauh ini, menurut Latif, sudah empat negara yang mengkonfirmasi kepastian kedatangan mereka ke Mataram. Yakni, Tiongkok, Pakistan, Malaysia, dan Thailand. Sementara untuk domestik sendiri, Jogjakarta, Madura, Jawa Tengah, dan Bangka Belitung telah melakukan konfirmasi.

a�?Persiapan sudah mulai di lakukan, mulai dari fasilitas hingga panitia. Akomodasi yang disediakan berupa VVIP bukan grup,a�? kata Latief.

Untuk komunikasi dengan negara lain , Latief mengaku telah bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Hal tersebut dilakukan karena, Disbudpar harus melaporkan seluruh informasi mereka dengan jelas pada bagian imigrasi. Saat ini, ia sedang menunggu final kepastian ticketing dari seluruh tamu undangan.

a�?Bagi negara bebas visa juga diharapkan untuk bisa ikut serta dalam festival tersebut,a�? tandasnya.(cr-fer/r8)

Berita Lainnya

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Jalan di Tempat

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost