Lombok Post
Selong

Proyek Labuhan Haji Batal Lagi

SELONG – Mimpi besar Bupati Ali Bin Dachlan untuk memiliki dermaga barang yang representatif di Labuhan Haji dipastikan tak akan tercapai tahun ini. Anggaran Rp 35 miliar yang sudah disiapkan nampaknya tak akan terpakai sepeser pun. a�?Tahun ini tak ada pengerjaan,a�? kata Kepala Dinas PU Lotim Marhaban, kemarin (29/7).

Kepastian itu didapat setelah mengetahui perkembangan terbaru dari tim teknis yang mengkaji hal tersebut. Tim yang sudah dibentuk katanya memerlukan waktu pengkajian yang tidak sedikit, paling cepat mencapai enam bulan. Ini artinya, kajian teknis saja baru akan berakhir pada November 2015. Sehingga sisa waktu satu bulan mustahil dilakukan pembangunan. a�?Jadi anggarannya itu kemungkinan dikembalikan,a�? katanya.

Sedang untuk tahun anggaran selanjutnya belum ada kepastian. Marhaban menambahkan, pihaknya sudah mengusulkan ada alokasi ulang di tahun 2016. Saat itu, seluruh kajian dipastikan rampung, dan pengerjaan proyek bisa segera dimulai dengan mengacu data yang sudah terkumpul. Sedikitnya ada tiga hal yang akan dibangun dalam tahapan kali ini, yakni pengerukan dermaga untuk memperdalam kawasan. Itu supaya kapal dengan bobot besar pengangkut aneka barang dan mungkin saja manusia bisa berlabuh.

Selanjutnya ialah perpanjangan pemecah gelombang untuk memastikan kondisi laut di sana lebih tenang, dan pebangunan gudang penyimpanan terhadap sejumlah barang yang dibongkar muat di dermaga itu. a�?Kalau tahun depan disetujui lagi, pasti bisa mulai,a�? jawabnya.

Sebelumnya legislatif mengatakan jika anggaran yang ada tak terpakai, disarankan untuk dilakukan pemindahan pos pada bidang lain. Karena jika dikembalikan ke kas negara, dipastikan hal itu kembali menjadi catatan minus yang ditorehkan pemerintahan saat ini. Bisa saja karena anggaran yang tak terserap maksimal itu, dana yang diterima dari pusat ditahun selanjutnya dikurangi. a�?Wajar kalau pusat anggap kita tak bisa kelola anggaran kalau uang yang sudah disiapkan tak bisa diesksekusi,a�? kata Ketua DPRD Lotim H Khairul Rizal.

Hal itu menurutnya harus dijadikan pembelajaran agar tak terjadi anggaran yang tak bisa diserap lagi pada tahun yang akan datang. a�?Daripada begini terus, alihkan saja ke program yang lebih mengena ke rakyat,a�? pungkasnya. (yuk/r3)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost