Lombok Post
Metropolis

Gizi Ikan Lebih Tinggi dari Daging

MATARAM – Festival Lomba memasak ikan bertajuk Gemar Ikan (Gemari) digelar, kemarin (29/7). Acara dipusatkan di eks pelabuhan Ampenan. Kegiatan yang digelar Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Mataram ini diikuti antusias masyarakat dari seluruh kecamatan, kelurahan maupun lingkungan.

“Kegiatan ini merupakan ajang tahunan dalam rangka meningkatkan konsumsi ikan warga Mataram,” terang Dinas Pertanian Kelautan dan Perternakan (PKP) Kota Mataram, H Mutawali.

Dikatakan, Ikan memiliki banyak sekali kandungan gizi yang berguna bagi otak dan tubuh. Dengan meningkatnya konsumsi ikan, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan gizi serta meningkatkan kecerdasan masyarakat. Khususnya bagi anak-anak.

Selain itu, pelaksanaan Gemari akan melahirkan menu-menu masakan inovatif yang lezat dari bahan dasar ikan. Otomatis, tingkat ketertarikan masayarakat mengkonsumsi ikan pun bisa terangsang.

“Kami ingin menghilangkan anggapan, ikan merupakan makanan kelas dua dibawah daging. Padahal, ikan jauh memiliki nilai gizi tinggi. Selain itu, ikan juga murah dan mudah didapatkan,” jelasnya.

Dengan adanya festival Gemari, diharapkan juga akan memberi dampak positif bagi para nelayan di Kota Mataram. Pasalnya, dengan meningkatknya jumlah konsumsi ikan, otomatis pemasaran ikan milik para melayan pun semakin tinggi.

Sementara itu, ketua tim penggerak PKK Kota Mataram Hj Suryani Ahyar Abduh yang mewakili Wali Kota Mataram mengatakan, ikan harus menjadi menu utama keluarga. Sebab, sudah menjadi tanggung jawab ibu rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarganya.

Untuk itu, menyiapkan menu berbahan dasar ikan adalah salah satu cara yang bisa dilakukan ibu rumah tangga memenuhi kebutuhan gizi keluarganya. “Melalui Gemari ini kita ingin menanamkan pada warga bahwa ikan bukan hanya untuk digoreng dan dibakar. Banyak menu makanan yang bisa dibuat dengan menggunakan ikan,” terang istri dari Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh itu.

Dalam acara itu, pedagang ikan pasar Kebon Roek mendapat bantuan dari Dinas PKP Mataram.

Bantuan berupa jenset, coolbox, dan meja untuk berjualan ikan. Menurut H Mutawalli, bantuan tersebut belum bisa diberikan secara merata. Tapi hanya beberapa pedagang ikan.

a�?Saya tidak berani sebut jumlah pedagang yang dapat bantuan tersebut. Takutnya dapat menimbulkan rasa iri bagi pedagang lain yang tidak dapat,a�? jelasnya usai memeriksa makanan peserta lomba Gemari.

Dikatakan, anggaran yang digunakan untuk bantuan tersebut berasal dari APBD kota Mataram sebesar Rp 200 juta. Dana tersebut digunakan untuk menyediakan peralatan-peralatan kelompok pedagang ikan di Kebon Roek.(ton/cr-fer/r8)

Berita Lainnya

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Bikin Menu Nasiq Lobi Hingga Manuq Sebur Saus Lebui

Redaksi LombokPost

Ayo, Keruk Sungai Ancar!

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Harus Nabung Stok Sabar

Redaksi LombokPost

Pol PP Mengeluh Lagi

Redaksi LombokPost

Evi: Kasihan Pak Sudenom

Redaksi LombokPost

Yang Lolos TKD Jangan Senang Dulu!

Redaksi LombokPost

Sekolah Sesak, ABK Terdesak

Redaksi LombokPost

Belum Satu pun Rumah Tahan Gempa yang Terbangun

Redaksi LombokPost