Lombok Post
Metropolis

Gubernur: Aparatur Hanya 20 Persen

MATARAM – Semester awal, realisasi pelaksanaan APBD NTB tahun anggaran 2015 masih dibawah target. Untuk melakukan percepatan dalam pelaksanaannya, penyesuian dan revisi pun digenjot melalui perubahan.

a�?Evaluasi terhadap pelaksanaan program dan kegiatan menunjukkan beberapa capaian yang belum optimal,a�? kata Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi dalam pengantar nota keuangan APBD Perubahan NTB tahun anggaran 2015 pada rapat paripurna DPRD NTB, kemarin (29/7).

Dipaparkan, besaran pendapatan daerah pada rancangan perubahan APBD 2015 mencapai Rp 3,48 triliun. Jumlah ini naik 14,62 persen dari target sebelum perubahan.

Berdasarkan total pendapatan daerah tersebut, penerimaan dari pendapatan asli daerah direncanakan mencapai Rp 1,34 triliun, naik 7,35 persen. Sementara itu, penerimaan daerah dari dana transfer direncanakan mencapai Rp 2,13 triliun rupiah lebih, naik 20,01 persen dari sebelum perubahan.

Melalui perubahan tersebut, lanjut gubernur, dilakukan rasionalisasi pagu dari masing-masing program kegiatan SKPD yang sasarannya kurang bersinggungan dengan pencapaian target RPJMD.

Termasuk dengan memangkas anggaran perjalanan dinas dan hasilnya akan diarahkan kepada kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

a�?Dengan kebijakan ini maka berbagai program kegiatan prioritas, namun belum mendapat alokasi anggaran yang memadai dapat diberikan anggaran belanja tambahan,a�? kata dia.

a�?Termasuk program/kegiatan prioritas serta program usulan masyarakat yang belum teralokasikan anggarannya dapat disediakan anggaran melalui perubahan APBD ini,a�? lanjutnya.

Dalam rancangan APBD Perubahan, anggaran pendidikan tetap 20 persen. Sementara sektor kesehatan 11 persen. Sementara komposisi belanja aparatur ditekan pada posisi hanya 20 persen.

Sedangkan belanja publik masih dipertahankan pada posisi 79,67 persen. Dengan struktur ini, kata gubernur, keberpihakan APBD dalam mewujudkan alokasi untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat masih menjadi prioritas utama.

Perubahan anggaran juga diperuntukan untuk menyiapkan NTB yang pada tahun 2015 dan 2016, akan mmenjadi tuan rumah terhadap beberapa agenda kegiatan nasional. Di antaranya, pekan hortikultura nasional, perkemahan wirakarya nasional, muktamar keenam ikatan cendekiawan muslim se-indonesia, hari pers nasional, dan persiapan sebagai tuan rumah MTQ Nasional ke-26 tahun 2016.

Sementara itu, Juru Bicara Badan Anggaran DPRD NTB, Yek Agil berharap pemerintah tetap konsisten terhadap rencana pembelanjaan yang telah ditetapkan. Eksekutif juga diminta melibatkan DPRD NTB dalam program-program strategis pemerintah. (uki/r12)

Berita Lainnya

Liburan ke Pantai Penghulu Agung Ampenan Juga Asyik Loo..!!

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost