Lombok Post
Giri Menang

SMAN 1 Batulayar Sepi Peminat

GIRI MENANG – Tahun ajaran 2015/2016 menghadirkan kenyataan pahit bagi SMAN 1 Batulayar. Soalnya, siswa baru yang mendaftar di sekolah tersebut sangat sedikit. Tercatat hanya 26 siswa saja yang memilih menuntut ilmu di sekolah negeri tersebut.

” Murid baru sekarang hanya 26 orang. Awalnya yang mendaftar sebenarnya 43 orang. Tetapi yang mendaftar ulang hanya 26 orang saja,” ungkap Kepala SMAN 1 Batulayar, Lalu Sapoan pada Lombok Post kemarin (29/7).

Jumlah itu jauh menurun dibanding siswa yang diterima tahun lalu. Saat itu, jumlah siswa yang diterima kata dia mencapai 60 orang.

Menurut Sapoan, letak geografislah yang menjadi faktor utama. SMAN 1 Batulayar yang terletak di Desa Senteluk Kecamatan Batulayar, menjadikan sekolah tak dilirik.

Terlebih, bangunan sekolah pun ada di perkampungan. Membuat sekolah ini tidak begitu dikenal. Minimnya peminat sisa baru juga dikarenakan akses jalan menuju sekolah tersebut dikelilingi villa dan rumah rumah orang asing. Sehingga sedikit tertutup dari akses jalan utama Senggigi.

Minat siswa, kata dia, mulai berkurang sejak dibangunnya SMK 1 Batulayar yang ada di Desa Montong. Kebanyakan siswa baru yang masuk ke sekolahnya berasal dari daerah senggigi dan KLU seperti daerah Nipah. Sedangkan untuk daerah Batulayar bagian selatan lebih banyak melanjutkan pendidikannya ke Kota Mataram dan SMAN 1 Gunungsari.

Sapoan mengaku, telah melakukan berbagai upaya untuk menarik minat calon siswa baru masuk. Salah satunya dengan mengundang pihak kepala desa maupun masing-masing kepala dusun untuk memudahkan pendaftaran. Sayangnya, upaya itu rupanya belum menunjukkan hasil.

Sapoan mengatakan, untuk menarik minat siswa kembali, tahun ini pihaknya akan memprogramkan English Pariwisata dan English Club. Selain itu juga ekstrakurikuler pencak silat Sasak.

Tidak hanya itu. Sapoan mengatakan, pihak sekolah akan mendirikan sanggar seni seperti seni lukis dan membatik. Kebetulan ada guru yang bisa menjalankan program keterampilan ini.
Dari sisi prestasi, dia mengatakan, sekolahnya tak kalah mentereng. Bahkan, dalam lomba cerdas cermat terakhir, sekolahnya menjadi juara pertama di tingkat kabupaten.

Secara keseluruhan, sekolah ini kini memiliki 148 orang siswa dengan tenaga pengajar 21 PNS dan 4 Honor. Tata usaha 7 PNS dan 8 honorer. Adapun tenaga pengajar yang kurang adalah guru olah raga, geografi dan sosiologi. (cr-rid/r12)

Berita Lainnya

Kemenag Belum Terima Edaran Terkait Kartu Nikah

Redaksi LombokPost

Harga Kedelai dan Kacang Tanah Melonjak

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Tiga Desa dan Dua Sekolah Diaudit Khusus

Redaksi LombokPost

PJU di PLTU Jeranjang Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Pemancing Diduga Hanyut di Perairan Labuan Poh

Redaksi LombokPost

Sinyal Mutasi Makin Menguat

Redaksi LombokPost

Sekolah Terdampak Gempa Belum Diperhatikan

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Butuh Lebih Banyak Huntara

Redaksi LombokPost