Lombok Post
Metropolis

Antisipasi Kerusuhan, Polisi a�?Berkemaha�? di Kantor KPU

Di balik kemeriahan, pesta demokrasi selalu menghadirkan ketegangan. Trik dan intrik politik yang digencarkan para politisi kerap membuat suasana memamas. Gesekan atar kubu sulit dihindari. Dalam hal ini, aparat keamanan dituntut bekerja ekstra untuk memastikan pesta berlangsung lancar.A�

***

SIANGA�itu, terik matahari terasa menyengat. Suasana kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mataram di Jalan Gajah Mada ramai. Para pengurus partai politik berkumpul. Di luar, polisi berpakaian seragam berjaga-jaga.

Di salah satu ruangan, para pimpinan KPU melakukan pertemuan dengan pengurus partai, agendanya mensosialisasikan perpanjangan masa pendaftaran calon kepala daerah. Dari luar, suara protes terdengar silih berganti.

Beberapa saat kemudian, keributan pun pecah. Aparat dengan sigap mengamankan situasi. Keributan berhasil diredam setelah salah seorang yang dianggap provokator ditarik ke luar ruangan. Beruntung kericuhan tidak meluas.

Insiden ini menjadi peringatan serius bagi aparat keamanan. Satu peleton polisi yang diterjunkan langsung membangun tenda di depan kantor KPU. Lokasi itu sekaligus menjadi posko pengamanan. Beberapa bulan ke depan, kantor KPU akan menjadi pusat perhatian dan mendapat pengamanan khusus.

Kasubdid Dalmas Polres Mataram Aiptu I Gusti Karmana mengatakan, pengamanan sudah menjadi tugas yang melekat pada polisi. Dalam pilkada, mereka ditugaskan secara khusus untuk menjaga stabilitas, memastikan pilkada berjalan dengan aman. Tugas tersebut bukan perkara gampang, ia menyadari aparat keamanan harus selalu waspada dan tidak boleh kecolongan. a�?Ini sudah menjadi tugas kami, memastikan situasi tetap aman,a�? ujarnya.

Setiap hari ada satu peleton ditugaskan menjaga keamanan di kantor KPU. Pembangunan tenda juga merupakan bagian dari upaya berjaga-jaga. Sebab situasi kerap berubah setiap saat. Untuk itu penjagaan tidak hanya dilakukan pada siang hari, tetapi juga malam hari. a�?Kita berharap Kota Mataram tetap kondusif tidak ada keributan,a�? harapnya. (bersambung/Sirtupillaili/Mataram/r8)

Berita Lainnya

Belum Satu pun Rumah Tahan Gempa yang Terbangun

Redaksi LombokPost

BPBD Tunggu Perintah Perkim

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Sudah Lama Ambles, tapi Dicuekin!

Redaksi LombokPost

Anak Muda sampai Pengusaha Berebut Buat Karikatur

Redaksi LombokPost

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

169 Formasi Gagal Terisi

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Kurang Perhatian, Sungai Ancar Meluap

Redaksi LombokPost