Lombok Post
Praya

Putrie Dituntut Enam Bulan Kurungan

PRAYA – Terdakwa kasus pengerusakan hotel Lombok Baru, HL Muhammad Putrie, dituntut enam bulan penjara. Tuntutan dibacakan Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB M Mazara dalam lanjutan sidang di Pengadilan Negeri (PN) Praya, Lombok Tengah (Loteng) kemarin (30/7).

a�?Kami menyimpulkan terdakwa terbukti melanggar pasal 406 KUHP, sehingga terdakwa harus mempertanggungjawabkannya,a�? kata jaksa penuntut umum (PJU) Mazara, kemarin (30/7) dalam persidangan tahap penuntutan di pengadilan negeri (PN) Praya.

Di hadapan ketua majelis hakim PN Praya, I Nyoman Wiguna, Mazara mengatakan, akibat dugaan tindakan yang dilakukan terdakwa, pelapor dalam hal ini pemilik hotel Lombok Baru mengalami kerugian sebesar Rp 12 miliar lebih. Karena, keterangan dari saksi-saksi, hotel yang bersangkutan layak huni.

Banyak wisatawan berlibur di hotel tersebut. Namun, setelah kebijakan relokasi dan penertiban dari pemkab, yang dipimpin terdakwa, pemilik hotel pun merugi lantaran seluruh bangunannya rata dengan tanah.

a�?Kami menganggap Pantai Benjon atau Kuta, tidak termuat dalam Perda RTRW sesuai keterangan saksi selama ini,a�? ujarnya.

Sehingga, lanjut Mazara terdakwa secara sah dan terbukti melakukan perbuatan melawan hukum.

a�?Setebal 30 halaman laporan dan dokumen kuat yang kami miliki. Termasuk, satu alat berat yang digunakan untuk merobohkan bangunan hotel,a�? katanya.

Dikatakannya, JPU mengenakan teori kehendak dalam memperkarakan dugaan pengerusakan hotel Lombok Baru. Perbuatan yang dilakukan terdakwa dikehendaki dan disetujui. Terdakwa juga ikut memimpin dan memerintah sopir alat berat untuk menuju hotel dan melakukan pengerusakan.

Kasus itu terjadi, pada Kamis 31 Oktober 2013 lalu di Dusun Kuta Desa Kuta Pujut. Terdakwa sebagai ketua tim memimpin kegiatan penertiban dan relokasi yang dimaksud. Alat berat yang digunakan, datang dari arah barat membersihkan dan meratakan bangunan Lombok Baru.

Akibat pengerusakan itu, kata Mazara seluruh bangunan dan isi hotel tidak bisa digunakan lagi. Sehingga, pelapor mengalami kerugian mencapai Rp 12 miliar lebih.

a�?Kesimpulannya, kami menuntut terdakwa enam bulan kurungan dan membebani perkara sebesar Rp 2 ribu rupiah kepada terdakwa,a�? katanya.

Mendengar tuntutan JPU, masa terdakwa yang siaga di halaman PN merasa keberatan. Mereka pun melakukan orasi.

a�?Apa yang dilakukan terdakwa secara langsung mengutamakan kepentingan umum. Dia bekerja berdasarkan perintah bupati,a�? seru koordinator lapangan (korlap) Hadirun Haris di luar persidangan.

Jika terdakwa dituntut enam bulan, tambah Hadirun maka semua nama di SK bupati harus turut serta terlibat. Di dalamnya, terdapat kejaksaan, pengadilan, kepolisian, TNI, unsur pejabat Satuan Kerja Pelayan Masyarakat (SKPM) lingkup pemkab, kecamatan, desa hingga dusun.

a�?Jangan menyerat satu orang saja. Yang mengadili terdakwa pun tetap kena. Karena, mereka masuk dalam SK bupati. Begitu pula yang lain-lainnya,a�? ujar Hadirun.

Sementara itu, terdakwa HL Muhammad Putrie mengatakan, akan mengajukan pembelaan atas tuntutan yang dimaksud. Dengan menyiapkan berbagai bukti baik video, maupun data dan fakta yang menunjukkan bahwa dirinnya tidak pernah memerintah secara tertulis, apalagi lisan kepada sopir alat berat untuk melakukan pengerusakan hotel Lombok Baru.

Dia juga menantang JPU untuk menunjukkan bukti yang menyatakan dirinya memimpin pengerusakan hotel Lombok Baru baik lisan maupun tulisan.

a�?Lebih lanjut, saya dan penasehat hukum akan mengajukan pembelaan itu. Yang jelas, saya yakin dan percaya kebenaran pasti menang,a�? katan pria yang juga kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Loteng ini.(dss/r14)

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Kadis Baru Ditugaskan Perangi Calo

Redaksi LombokPost

PT Angkasa Pura I Salurkan Dana Pinjaman Mitra Binaan

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost