Lombok Post
Praya

Salinan Rekening Dana Kampanye Harus Diserahkan

Pada 24 Agustus mendatang enam bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati di Lombok Tengah (Loteng) akan ditetapkan keikutsertaannya dalam Pilkada tahun ini.

***

KEPUTUSAN itu diambil Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, setelah enam balon memenuhi syarat dukungan dan administrasi lainnya. Sabtu-Minggu besok, tahapannya adalah KPU akan mengumumkan hasil pemeriksaan kesehatan yang dilalui para balon di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB dan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Selagalas.

Selanjutnya, mereka akan melakukan penelitian syarat pencalonan. Penyelenggara Pemilu juga memberikan waktu untuk perbaikan syarat yang dimaksud, baik calon dari partai politik (parpol) maupun perseorangan. Untuk parpol, KPU telah member sinyal bakal meloloskan pasangan Suhaili-Fathul, Gde Drip-Zainul dan Gde Sakti-Jaya.

Secara administratif masing-masing balon itu memenuhi syarat dukungan di atas 20 persen. Atau setidaknya mengantongi minimal 10 kursi dewan dari total 50 kursi di DPRD Loteng. Namun demikian syarat lain yang mesti dipenuhi pasangan ini menyerahkan salinan rekening dana kampanye. Ini penting untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas dana yang digunakan dalam pesta demokrasi ini.

Sementara calon perseorangan paket Lailatul Qadar yakni Suharto-Lale Widare. Kemudian paket JADI yang terdiri atas duet Mamiq Ngoh-Badrun. Serta paket Kurma yang digawangi Kurniawan-Hamdan. Kendati keputusan sementara KPU menyatakan mereka lolos karena syarat dukungannya sudah melebihi 6,5 persen. Namun mereka belum sepenuhnya bias bernafas lega. Pasalnya, KPU kembali akan melakukan seleksi.

Dimulai dari penelitian jumlah minimal dukungan, analisa dukungan ganda, penyampaian hasil analisa dugaan ganda dan syarat dukungan dari KPU kepada panitia pemungutan suara (PPS) dan panitia pemilihan kecamatan (PPK). Kemudian, dilaksanakan penelitian administrasi dan faktual di 139 desa/kelurahan di seluruh Gumi Tatas Tuhu Trasna.

Setelah itu, barulan KPU memberikan waktu untuk penelitian perbaikan syarat dukungan dan dokumen. Terlebih, di calon perseorangan ini, ada yang belum menyerahkan salinan rekening dana kampanye.

Seharusnya, syarat yang satu itu disampaikan ke KPU, saat mereka mengajukan pendaftaran pada Minggu-Selasa, kemarin. Namun, dalam aturan PKPU Nomor 12 Tahun 2015 tentang perubahan PKPU Nomor 9 Tahun 2015, syarat yang dimaksud masih diberikan kelonggaran untuk melengkapinya di tengah perjalanan tahapan lain.

KPU pun tetap mengingatkan enam pasangan itu untuk melengkapi syarat salinan data dana kampanye tersebut, baik dari sumbangan parpol, perorangan, maupun perusahaan. Dana kampanye yang bersangkutan harus rasional, tidak dibuat-buat atau direkayasa. Tujuannya, untuk mengedepankan Pemilu yang bersih, jujur dan adil.

“Bagi yang merasa belum menyerahkan dana kampanye, tolong secepatnya disampaikan ke kami. Karena, kita terus berjalan maju menyelesaikan satu demi satu tahapan yang ada,” seru ketua KPU Loteng Ary Wahyudi.

Akhir Agustus mendatang, KPU akan melaksanakan penetapan pasangan calon dan pengundian nomor urut pasangan calon.

“Kita sama-sama berharap bahwa, pesta demokrasi berjalan lancar, aman dan damai. Perbedaan adalah anugrah, untuk saling menghargai dan menghormati. Bukan sebaliknya, perpecahan,” ujarnya.

Sementara itu, ketua umum federasi nasional independen (FNI) Indonesia, Lalu Ranggalawe mengaku terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan DKPP. Tujuannya, untuk menjaga kemungkinan pelanggaran kode etik yang dilakukan KPU maupun Panwaslu.

“Kami sepakat secara bersama-sama untuk mengawasi kinerja penyelenggara Pemiu,” katanya.

Untuk itulah, dia menekankan agar kedua penyelenggara Pemilu itu jangan main-main. Sebaliknya, jika berani bermain-main, maka akan menerima sanksi sosial dan hukum dari masyarakat. “Dari awal gong Pilkada ini ditabuhkan, sampai dilantiknya bupati dan wakil bupati terpilih, kami akan mengawasi dan memantau,” ujar Ranggalawe yang juga pemerhati politik Gumi Gora tersebut.(Dedi Shopan Shopian)

Berita Lainnya

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Waspada Banjir Kiriman!

Redaksi LombokPost

Jangan Larang Anak-Anak Masuk Masjid

Redaksi LombokPost

Dinas Pendidikan Loteng Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan

Redaksi LombokPost

Hujan Datang, Longsor Mengancam

Redaksi LombokPost

Anggaran Tidak Terduga Tetap Tersedia

Redaksi LombokPost

PAD Bocor, Pemkab Libatkan BPK

Redaksi LombokPost