Lombok Post
Headline Metropolis

Bulog Wajib Beli 200 Ribu Ton

bulog
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (dok)

MATARAM – Target pertama 100 ribu ton belum beres, Bulog Divisi Regional NTB sudah mendapat tambahan target baru lagi. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menginstruksikan Bulog NTB menyerap besar petani sebesar 200 ribu ton hingga September 2014.

a�?Secara nasional, target serapan Bulog adalah 2,5 juta ton. Dan, Bulog Divre NTB kami targetkan untuk dapat menyerap beras dari petani sebanyak 200 ribu ton, hingga September,a�? kata Amran kepada Lombok Post, kemarin (31/7).

Awalnya, lanjut Amran, Pemerintah Pusat menetapkan target untuk menyerap beras sebanyak dua juta ton dalam kurun waktu dua bulan mulai dari 16 Juni 2015. Seharusnya, batas akhir serapan berakhri pada 18 Agustus 2015. Namun, diundur menjadi September 2015.

Ia melanjutkan, selain mengundurkan batas waktu, dirinya juga menaikkan target serapan nasional sebanyak 2,5 juta ton. a�?Dinaikkannya target serapan, tujuannya sudah jelas, yaitu tidak melakukan impor beras,a�? jelasnya.

Sementara itu, Direktur Pelayananan Publik Perum Bulog Wahyu Suparyono mengatakan, langkah awal sudah dilakukan Bulog untuk dapat memenuhi target serapan sebanyak 2,5 juta ton. Setelah perombakan direksi yang dilakukan tanggal 8 Juni 2015, Bulog melakukan reorganisasi internal. a�?Saat itu juga, ketika dewan direksi aktif, kita langsung membentuk direktorat penyerapan,a�? kata Wahyu kepada Lombok Post, kemarin (31/7).

Menurutnya, direktorat penyerapan menjadi struktur baru dalam Perum Bulog. Diharapkan, Direktorat Penyerapan, bisa menjadi solusi untuk memecahkan masalah rendahnya penyerapan beras oleh Bulog. a�?Fungsinya terkait dengan target serapan. Memetakan dan menyusun strategi-strategi agar serapan Bulog dapat mencapai target di September nanti,a�? kata Wahyu.

Namun demikian, terkait dengan penyerapan beras, Wahyu menegaskan bahwa bukan menjadi tugas dari Direktorat Penyerapan semata. Tapi, saat ini seluruh direksi yang ada di Perum Bulog, dibebankan hal yang sama, yaitu itu mampu menaikkan serapan Bulog hingga memenuhi target. a�?Seluruh direksi sudah memahami target serapan ini harus dipenuhi demi ketahanan pangan,a�? tegasnya.

Disinggung mengenai target Bulog Divre NTB yang ditambah menjadi 200 ribu ton, sedangkan capaian Bulog Divre NTB, hingga akhir Juli, tidak lebih dari 30 ribu ton, Wahyu mengajak untuk tetap optimistis. a�?Positif saja, kita harus yakin bahwa target serapan 200 ribu ton untuk NTB, dan 2,5 juta ton untuk nasional bisa terpenuhi, sehingga keran impor beras bisa kita tutup,a�? pungkasnya. (cr-dit/r12)

Berita Lainnya

Jabatan Muslim Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Janji Manis Jadup Bernilai Rp 4,58 M

Redaksi LombokPost

2.368 Formasi CPNS Bakal Lowong

Redaksi Lombok Post

EMAS HITAM DARI NTB

Redaksi Lombok Post

Liburan ke Pantai Penghulu Agung Ampenan Juga Asyik Loo..!!

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post