Lombok Post
Giri Menang

Fasilitas Wisata Sederhana Bercampur Sinyal Telekomunikasi Minim

Pusuk Lestari
BERWISATA: Warga melintas di dalam lebatnya hutan lindung Pusuk Lestari. Kawasan inilah yang menjadi andalan Desa Pusuk untuk mengembangkan potensi wisata alam.

Desa Pusuk Lestari, Kecamatan Batulayar, sebetulnya menyimpan potensi pariwisata yang besar. Sayangnya, yang dimanfaatkan baru seiprit. Fasilitas yang minim, menjadi kendala utama.

***

BERADA di bibir hutan lindung, Desa Pusuk Lestari menyimpan potensi luar biasa besar. Terutama potensi wisata alam.

Sadar akan potensi itu, membuat jajaran pemerintahan desa setempat berkemas. Hutan lindung yang asri, memang menghasilkan Pusuk Lestari sebagai desa yang sejuk.

a�?Kami sadar, potensi kami besar. Terutama wisata alam. Ini yang kami ingin maksimalkan untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat,a�? kata Kepala Desa Pusuk Lestari, Junaidi pada Lombok Post kemarin (31/7).

Upaya kini dimulai dengan memberdayakan masyarakat, dengan cara melatih mereka dengan menjadi bagian masyarakat yang karib dengan dunia pariwisata.

Ia menjelaskan, pihak desa telah berkoordinasi dalam mengembangkan objek wisata alam tersebut.

Pemerintah daerah melalui dinas terkait terus mengupayakan agar objek wisata yang ada bisa semakin berkembang ke depannya.

a�?Namun sayangnya masih banyak kendala dalam pengembangan wisata alam di desa ini,a�? katanya.

Menurutnya, masalah ini bisa dibantu pemerintah daerah untuk diselesaikan. Salah satunya yakni minimnya penerangan jalan dan masih minimnya jaringan komunikasi yang bisa tersambung di wilayah tersebut. Khususnya di tempat wisata alam yang ada di pusuk. a�?Inilah yang membuat wisatawan jarang tidak betah berlama-lama karena komunikasi mereka terputus setiba di sini,a�? terangnya.

Area blank spot seharusnya bisa diselesaikan dengan mengajak provider bagaimana bisa menyiapkan jaringan. Sebab, selama ini masalah tidak adanya jaringan di Pusuk menjadi keluhan wisatawan yang datang. a�?Kami ingin area blank spot ini bisa dibantu untuk diatasi,a�? tambahnya.

Masalah telekomunikasi memang tak bisa tuntas dengan swadaya masyarakat. Sementara untuk sarana dan prasarana lain, kendati sederhana, masyarakat kata Junaidi, mulai menyiapkannya sendiri.

Pihak desa memang juga mengupayakan dengan secara swadaya bersama masyarakat seadanya. a�?Dengan penyediaan fasilitas ini tentunya akan meningkatkan kunjungan selain itu juga akan bisa menmbantu ekonomi warga,a�? tandasnya. (Nurul Hidayati/Giri Menang/r12)

Berita Lainnya

Harga Kedelai dan Kacang Tanah Melonjak

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Tiga Desa dan Dua Sekolah Diaudit Khusus

Redaksi LombokPost

PJU di PLTU Jeranjang Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Pemancing Diduga Hanyut di Perairan Labuan Poh

Redaksi LombokPost

Sinyal Mutasi Makin Menguat

Redaksi LombokPost

Sekolah Terdampak Gempa Belum Diperhatikan

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Butuh Lebih Banyak Huntara

Redaksi LombokPost

HUT SMAN 1 Gerung Meriah

Redaksi LombokPost