Lombok Post
Headline Sportivo

Naik Onthel, Ronny Taklukkan 30 Gunung

onthel
CINTA INDONESIA: Ronny Hartono (kanan) dan Ian Rafi Agustin saat di puncak Gunung Tambora pada ekspedisi keempatnya.

MATARAM – Mendaki gunung atau menjadi tren yang cukup digemari kaum muda saat ini. Karena selain menyenangkan, juga bisa menikmati sensasi back to nature (Kembali ke alam, Red).

Namun pernahkah Anda berfikir mendaki gunung menggunakan sepeda? Sepedanya pun bukan khusus gunung. Namun menggunakan onthel. Mungkin semua orang akan berfikir dua kali untuk melakukan hal tersebut. Karena selain membutuhkan stamina kuat juga perlu ketahanan fisik yang luar biasa.

Inilah yang dilakukan Ronny Hartono. Pria yang kini berusia 36 tahun itu mengaku menjelajah alam Indonesia dengan berjalan kaki dan menaiki sepeda onthel. Sepeda itu berusia tua, buatan tahun 1946. Sepeda itu adalah warisan kakeknya. Kini terhitung sudah empat kali ia melakukan ekpedisi yang tergolong gila ini.

Rasa cintanya kepada Indonesia membuat Ronny Hartono nekat melakukan hal apapun diluar kebiasaan orang pada umumnya. Ya, Ronny mendaki puluhan gunung di Indonesia dengan menggunakan sepeda onthel. Aksi pria yang berasal dari Kendal, Jawa Tengah, ini pun menjadi hal luar biasa. Karena pada umumnya orang mendaki gunung cukup dengan berjalan kaki atau dengan sepeda motor trail.

Awalnya, pria yang mengaku masih lajang ini memulai ekspedisinya pada tahun 2001. Sampai dengan tahun 2006 dengan memakan waktu lima tahun dengan melakukan aksi jalan kaki mengelilingi nusantara yang dimulai dari ujung barat nusantara di Pulau Sabang menuju ujung timur nusantara di Merauke.

Setelah selesai melakukan ekspedisi pertama. Ia pun membuat kembali ekspedisi kedua dengan melakukan jelajah empat penjuru nusantara dengan sepeda onthel kesayangannya yang dimulai dari Sabang yang berada di ujung barat Indonesia menuju Merauke di wilayah paling timur Nusantara. Selain itu wilayah ujung selatan Indonesia yaitu Pulau Rote dan Pulau Miangas di wilayah ujung utara nusantara pun ia datangi. Ekspedisi ini dilakukan dengan memakan waktu 1 tahun 3 bulan dari tahun 2011 sampai 2012.

Kecintaannya pada negeri, ternyata masih belum mampu memuaskan dahaga dan keingintahuannya akan alam di Indonesia. Ia pun memustuskan untuk menaklukan 30 puncak gunung di Indonesia bersama sepeda onthel tuanya.

a�?Ini baru selesai dari gunung Tambora,a�? terangnya saat singgah di Graha Pena Lombok, kemarin (31/7).

Awal mula ia melakukan ekspedisi ini, kata Ronny termotivasi dengan pemanjat tebing dari Indonesia Sabar Gordi. Pria yang dengan satu kaki melakukan ekspedisi ke beberapa puncak gunung di Indonesia. Bahkan pernah mendaki puncak tertinggi di dunia Mount Everest. a�?Beliau lah yang menginspirasi saya,a�? tuturnya.

Selama melakukan ekspedisi keempat ini, Ronny tidak sendirin. Ia ditemani Ian Rafi Agustian salah satu kawannya. Ian pun menganggap Ronny bukan hanya seorang sahabat melainkan juga sebagai sumber inspirasi.

a�?Ia (Ian, Red) menjadi inspirasi saya. Karena ia menunjukkan uang bukanlah segalanya. Hanya bermodalkan keinginan dan tekad yang kuat berhasil mengilingi Indonesia,a�? ungkap lajang berusia 25 tahun ini.

Selama menjalani ekspedisi keempatnya ini, banyak tantangan yang cukup sulit dilalui mereka berdua. a�?Pernah ketemu sama dua raksasa juga mas. Kejadian itu dulu pas naik di Sejati Raung,a�? tuturnya.

Ketika ditanya impian selanjutnya yang ingin dicapai. Kata Ronny, sebelum menikah di usia 40 tahun nanti, ia memili misi yang lebih ekstrim yang berskala internasional. a�?Saya pribadi mempunyai target bisa menaklukkan Gunung Kilimanjaro di Benua Afrika,a�? ujarnya.

Ia pun berharap agar misi yang ia capai dapat menjadi inspirasi bagi anak bangsa lainnya. Untuk mendedikasikan bentuk kecintaanya terhadap ibu pertiwi. a�?Ekspedisi keempat ini saya juga khususkan untuk ulang tahun Kota Kendal yang ke-400. Semoga di usia ini bisa lebih maju dan berkembang,a�? tandasnya. (zen/r10)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost