Lombok Post
Bima - Dompu

Nyalon, Zubair Mundur Dari PNS

Ilustrasi Pilkada/foto: jpnn.com

BIMA – Kepala Kesbangpol Linmas Drs H Zubair HAR resmi mengundurkan diri dari PNS. Pengunduran diri mantan Kadis Dikpora Kabupaten Bima ini bukan tanpa alasan. Dia memilih untuk maju sebagai bakal calon wakil bupati mendampingi Ady Mahyudi pada Pemilukada 2015.

Merujuk pada UU Pilkada, seorang PNS yang ingin mencalonkan diri pada Pilkada wajib mengundurkan diri dari PNS. Dengan aturan itu, mau tidak mau Zubair harus rela melepas seragam PNS jika ingin menjadi calon.

a�?a��Saya sudah resmi mengajukan pengunduran diri. Ini sesuai perintah Pasal 7 huruf s dan d Undang-undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilukada,a��a�� ungkapnya, kemarin(31/7).

Dikatakan, Surat Keputusan (SK) pengunduran dirinya masih diproses. Saat ini sebagai syarat pendaftaran di KPU hanya menggunakan surat pengajuan pengunduran diri dari dinas terkait.

“Pendaftaran hanya menggunakan surat pengunduran diri. Sementara SK dari BKD lagi diproses,a��a�� terangnya.

Banyak kalangan menilai keputusan Zubair untuk maju pada Pilkada 9 Desember mendatang terlalu berani. Bahkan resiko meninggalkan jabatan sebagai kepala Kesbangpol Linmas. Selain itu, Zubair juga akan bersaing dengan mantan atasannya Bupati Bima yang juga maju sebagai calon incumbent.

a�?a��Saya punya alasan. Keberanian ini membuat saya sadar untuk maju. Yaitu, ingin membawa perubahan untuk masyarakat kecil,a��a�� tegasnya.

Pengunduran dirinya sebagai Pegawai Negeri Sipil kata dia, sudah dipikir matang-matang. Keputusan itu atas dasar keinginan untuk membawa perubahan Kabupaten Bima. a�?a��Banyak yang bilang saya terlalu berani. Tapi bagi saya ini langkah untuk merubah Kabupaten Bima,a��a�� katanya.

Zubair sudah bertekad maju bersama Ady Mahyudi. Sebagai figur dari birokrasi, tentu memiliki segudang pengalaman. a�?a��Saya orang birokrasi tentu tahu mengelola daerah. Karena itu saya didukung dan didorong untuk maju oleh masyarakat,a��a�� terangnya.

Dia menegaskan, keputusan maju pada Pemilukada sudah bulat. Meski harus meninggalkan jabatan dan satusnya sebagai PNS. a�?a��InsyaAllah keputusan saya sudah final. Dan saya akan maju mendampingi Ady Mahyudi pada Pilkada Kabupaten Bima,a��a�� pungkasnya. (dam/r9)

Berita Lainnya

Banyak ASN Tidak Peduli Lingkungan

Redaksi LombokPost

Rumah Warga yang Dirusak Massa Diperbaiki

Redaksi LombokPost

UNBK di Kota Bima, Hari Pertama Mati Listrik, Hari Kedua Lancar

Redaksi LombokPost

Puluhan Cangkang Penyu Dimusnahkan

Redaksi LombokPost

Kasus Bunuh Diri di Dompu Mengkhawatirkan

Redaksi LombokPost

Wawali Bima Dukung Pelatihan IT bagi Santri

Redaksi Lombok Post

KPK dan Jamwas Pantau Kasus Dam Kota Bima

Redaksi LombokPost

Sandiaga Janjikan Kesejahteraan

Redaksi LombokPost

Nongkrong, Punggung Tertancap Panah

Redaksi LombokPost