Lombok Post
Ekonomi Bisnis Headline

OJK Edukasi Masyarakat di Daerah Terpencil

ojk
TINGKATKAN PEMAHAMAN : OJK NTB terus berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pasar modal dan aktivitas transaksi saham

SELONG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kanwil NTB menyelenggarakan edukasi keuangan kepada ratusan masyarakat pada 6 desa di Sembalun Lawang, Lombok Timur, kemarin. Di antaranya Desa Sembalun Bumbung, Desa Sembalun Lawang, Desa Sajang, Desa Bilok Petung, Desa Sembalun, dan Desa Sembalun Timba Gading.

Acara yang diselenggarakan di aula Kantor Camat Sembalun ini, diadakan dalam rangka menindaklanjuti MOU antara OJK dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi untuk peningkatan literasi, akses keuangan, dan perlindungan konsumen bagi masyarakat di desa, khususnya yang berada di daerah terpencil.

Camat Sembalun Usman mengaku menyambut positif kegiatan yang diadakan OJK ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat akan peran, fungsi dan tujuan OJK.

a�?Pemahaman mengakses dan megelola keuangan hingga bagaimana melindungi konsumen harus dipahami oleh masyarakat di pelosok, karena mereka rawan menjadi korban investasi ilegal,a�? terangnya.

Acara dilanjutkan dengan menghadirkan pembicara dari lembaga jasa keuangan (LJK) yang menjelaskan materi layanan dan produk keuangan kepada masyarakat. Terutama mengenai hak dan kewajiban masyarakat selaku konsumen.

Hadir pula dalam acara ini Taufik Gozi selaku Pimpinan Divisi Unit Usaha Syariah (UUS) Bank NTB, yang menyampaikan materi mengenai Perbankan Syariah. Selanjutnya, Gus Eka mewakili Kepala Kantor Cabang Adira Finance menyampaikan materi pembiayaan, dan Kepala Asuransi Bumiputera Cabang Selong serta Lalu Suhaili yang menyampaikan materi asuransi, termasuk produk asuransi mikro.

Kepala Bagian Pengawasan OJK Kanwil NTB Aprillah HS menuturkan, ratusan peserta mengikuti sosialisasi edukasi keuangan. Ini menunjukkan, antusias masyarakat sangat tinggi. Berbagai pertanyaan diajukan terkait materi yang disampaikan.

a�?Begitu pula pada saat tim OJK menyampaikan materi pengelolaan keuangan dengan bijak dan materi waspadai investasi ilegal, pertanyaan mereka cukup banyak,a�? terangnya.

Banyaknya pertanyaan ini, lantaran kondisi masyarakat di Desa Sembalun sedang mengalami peningkatan taraf hidup. Sehingga ini membuat posisi mereka rawan menjadi sasaran penipuan berkedok investasi bodong.

Program edukasi keuangan OJK Provinsi NTB kedesa-desa tersebut akan terus digalakkan karena membawa efek langsung terhadap peningkatan pemahaman warga terhadap produk dan layanan jasa keuangan. (ewi/r4/*)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost