Lombok Post
Metropolis

Produksi Ikan Tawar Menurun

ikan
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) NTB Aminollah.

MATARAM – Musibah kekeringan yang kini melanda NTB tidak saja berpengaruh pada sektor pertanian. Imbas dari bencana ini juga dirasakan oleh pelaku budidaya ikan air tawar. Seiring berkurangnya debit air selama kemarau, mereka pun mengalami penurunan jumlah produksi.

a�?Kita belum bisa menyebut persentasenya tetapi jelas ada penurunan produksi,a�? kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) NTB Aminollah.

Namun, ia memastikan bahwa penurunan tersebut tidak dalam jumlah yang signifikan. Selama musim kekeringan, budidaya ikan air tawar masih bisa beroperasi maksimal sebagaimana biasanya di beberapa tempat. Terutama di daerah yang memang menjadi sumber air.

a�?Misalnya kalau kita lihat di Narmada atau di Lingsar itu kan sumber airnya masih bagus. Produksi ikan air tawar tidak terganggu,a�? katanya.

Namun, budidaya ikan air tawar di beberapa daerah memang akan dirasakan dampaknya. Khususnya di wilayah perkotaan seperti Mataram dengan debit air yang terbatas selama musim kering. Pasalnya, budi daya ikan air tawar sangat dipengaruhi oleh ketersediaan air tanah.

a�?Mengatasi ini, sudah lakukan antisipasi. Salah satunya dengan penyetokan air maupun sumur bor,a�? katanya.

Untuk mengantisipasi kerugian, Aminollah pun menyarankan pelaku budidaya ikan air tawar lebih selektif memiliki ikan yang akan dibudidayakan selama musim kering ini. Ia mencontohkan, salah satu jenis ikan yang cocok dibudidayakan pada musim paceklik yakni lele.

a�?Lele itu mudah untuk pakan. Airnya juga tidak harus diganti terus menerus. Jadi, cocok untuk musim seperti sekarang,a�? pungkasnya. (uki/r12)

Berita Lainnya

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Bikin Menu Nasiq Lobi Hingga Manuq Sebur Saus Lebui

Redaksi LombokPost