Lombok Post
Headline Pendidikan

Tak Ada Kekerasan Fisik Dalam Pelatihan Paskibraka

Paskibraka
SERIUS : Puluhan pelatih dan pembina paskibraka mengikuiti pelatihan terkait pembinaan paskibraka ditingkat kabupaten/kota di Hotel Graha Ayu

MATARAMA�- Pembinaan Paskibraka yang biasanya dititikberatkan dalam bentuk fisik tak berlalu lagi. Pembinaan paskibraka lebih akan diarahkan pada pendekatan seperti kakak dengan adik atau anak dengan orangtua.

a�?Biasanya ini disebut pendekatan bahagia. Mereka sudah lelah melakukan latihan baris berbaris diminta untuk push up,a�?

kata Asisten Deputi Bidang Kepemimpinan Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olahraga RI I Gusti Ngurah Bagus Sucitra di sela-sela memberikan materi pada pelatihan untuk pelatih dan pembina Paskibra NTB di Hotel Graha Ayu, kemarin (31/7).

Saat ini sambungnya, pihaknya ingin menyanmakan pola pikir, sikap dan tindakan dalam pelatihan untuk pelatih dan pembina paskibara tingkat provinsi. Diakuinya, banyak provinsi yang menitikberatkan pelatihan paskibaraka dalam bentuk kekerasan.

a�?Tahun ini kami akan persamakan persepsi,a�?ujarnya.

Kata Sucitra, pelatihan fisik akan dikurangi. Ada cara baru dilaksankan dalam pelatihan yakni pendekatan. Sucitra mengatakan, paskibraka menjadi modal kepemimpinan karena anggota paskibraka dalam masa pelatihan, telah digodok dan dibekali dengan ilmu, wawasan, dan keterampilan memimpin.

Menjadi model kepemimpinan, lanjut Sucitra, karena beberapa tokoh sentral republik ini justru lahir dari persentuhannya dengan keanggotaan dan kepelatihan Paskibraka.

Terpilihnya paskibraka ketingkat nasional berdasarkan seleksi yang baik dan benar mulai ditingkat sekolah hingga nasional. Dan ini sudah dilakukan dan terbukti secara fisik, mental dan pengetahuan siswa sudah lebih baik.

a�?Di Jakarta yang menjadi paskibraka nasional akan melakukan pelatihan yang sama seperti ditingkat provinsia�? katanya.

Sementara itu, Kabid Pemuda dan Olahraga Dikpora NTB Anang Zulkarnaen mengatakan, pelatihan dilaksanakan untuk menyamakan persepsi rekrutmen paskibraka di kabupaten/kota. Pelatihan digelar selama tiga hari ini, pembina dan pelatih akan diberikan pembahasan terkait bagaimana mencipatakan paskibraka ketingakat nasional.

a�?Di NTB dua dua orang paskibaraka melaju ke nasional,a�?terangnya.(jay)

Berita Lainnya

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Longsor!

Redaksi LombokPost