Lombok Post
Tanjung

Desa Gondang KLU Pakai Benahi Infrastruktur dan Bina Kelompok Usaha

Kepala Desa Gondang Johari

Setelah sempat terkatung-katung karena regulasi yang berubah. Beberapa desa di Lombok Utara kini akhirnya bisa menikmati anggaran dana desa (ADD) yang bersumber dari APBD dan dana desa (DD) dari APBN. Bagaimana desa memanfaatkan dana miliaran tersebut? berikut ulasannya.

*****

GONDANG, merupakan salah satu desa di Lombok Utara yang bisa menyelesaikan proposal pengajuan pemanfaatan ADD dan Dana Desa dengan cepat. Tak seperti desa lainnya yang masih berkutat pada asistensi proposal bolak balik. Gondang melaju dengan mulus.

Tak tanggung-tanggung. Desa Gondang tahun ini akan diguyur ADD dan DD senilai Rp 1,8 miliar. Maka pemanfaatan anggaran itupun dimulai. Mengingat, waktu memang tak lagi lama. Praktis desa hanya punya waktu efektif lima bulan.

a�?Untuk termin pertama kita sudah terima sekitar Rp 700 juta. Ini jumlah dari ADD dan DD,a�? ungkap Kades Gondang Johari pada Lombok Post, kemarin (10/8).

Dijelaskannya, untuk skala prioritas program Desa Gondang di 2015 ini menyasar pada pembangunan infrastruktur seperti rabat jalan, saluran irigasi, dan pembangunan jalan usaha tani. a�?Ini akan dilakukan untuk 11 dusun yang ada di Gondang,a�? kata Ketua Asosiasi Kepala Desa Lombok Utara ini.

Menurut Johari, pembenahan fisik sangat perlu dilakukan.
Pasalnya dengan pembuatan rabat jalan dan pembangunan jalan usaha tani, akan membantu perekonomian masyarakat khususnya petani yang ada di Desa Gondang.

a�?Dengan perbaikan jalan ini, otomatis ongkos yang dikeluarkan petani untuk biaya transportasi bisa berkurang karena jalan sudah bisa dilalui mobil,a�? kata dia.

Sebelumnya, biasanya warga harus menyewa truk karena jalan tidak bisa dilewati mobil biasa. Tapi harus kendaraan dengan penggerak empat roda.

Hal lain yang akan turut dibenahi adalah saluran irigasi. Ini tentu menjadi salah satu penunjang yang dibutuhkan petani. Manakala saluran irigasi tidak maksimal akan berpengaruh pada hasil pertanian yang dihasilkan. Dan berimbas pula pada menurunnya ekonomi masyarakat yang mencari nafkah dari sektor pertanian.

Selain pembenahan infrastruktur, Desa Gondang juga akan melakukan penambahan modal pada badan usaha milik desa, peningkatan kapasitas perangkat desa, sektor kesehatan, dan bantuan bagi kelompok usaha yang ada di Desa Gondang.

Seluruh kegiatan ini memang sudah tersusun dalam rencana desa yakni RPJMDes. Dan ini merupakan buah pikiran aparat desa dengan masyarakat dan Badan Perwakilan Desa.
a�?Semua program ini sudah tersusun dari awal. Jadi bukan sekedar ada program saja. Tentu ada mana yang jadi prioritas,a�? tandasnya.

Dengan anggaran yang cukup besar diterima desa ini, Johari mengaku tidak ada niatan pihaknya untuk menaikkan gaji perangkat desa. a�?Sudah ada aturan terkait kesejahteraan perangkat desa. Kita tidak bisa seenaknya menaikkan,a�? tukasnya.

Untuk menjalankan program-program ini, bukan berarti tanpa halangan. Johari mengakui jika saat ini kualitas SDM di sejumlah desa yang ada di Lombok Utara masih menjadi kendala. a�?Jujur saja. SDM kita masih sangat lemah, mengingat pola kerja di desa sekarang sama dengan SKPD,a�? katanya.

Jika mengacu pada peraturan perundang-undangan, masih banyak komponen yang belum dilengkapi pemerintah seperti pendamping kabupaten dan tim pelaksana di desa. a�?Ini juga menjadi kendala,a�? cetusnya.

Saat ini desa memanfaatkan perangkat desa yang ada secara maksimal untuk mengawal dan menjalankan program yang ada dengan dana yang besar tersebut.

Johari juga mengungkapkan dari segi background pendidikan perangkat desa sendiri, Gondang merekrut orang-orang yang memang punya kompetensi.

a�?Perekrutan kita lakukan dengan sistem terbuka melalui wawancara yang melibatkan pihak eksternal dan tes kompetensi,a�? katanya.

Memang kata dia, ada kewenangan desa untuk menunjuk perangkat. Tetapi pihaknya menggelar seleksi. a�?Alhamdulilah minat masyarakat yang berlatar belakang sarjana tinggi,a�? jelasnya.

Tetapi, tetap saja pihaknya masih butuh pendamping dari pemerintah. Apalagi peran sekdes sekarang sangat berat. (bersambung)

Berita Lainnya

50 Orang Dilatih Jadi Aplikator Risha

Redaksi LombokPost

Rekruitmen P3K Diharapkan Bisa Mulai Tahun Depan

Redaksi LombokPost

Kantor Sementara DPRD Mulai Dibangun

Redaksi LombokPost

Warga Dusun Boyotan Terancam Tak Dapat Rp 50 Juta

Redaksi LombokPost

Baru 40 Sekolah Rusak Berat Dirobohkan

Redaksi LombokPost

Sekda Izinkan Huntara BUMN yang Tak Ditempati Dibongkar, Asal…

Redaksi LombokPost

Empat Puskesmas Darurat Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pelebaran Jalan Ganggu Distribusi Air

Redaksi LombokPost